Machfud MD : Bicara Kemiskinan Ilmiah Asal Tidak Jadi Tukang Intelek
Selasa, 14 November 2017 - 20:12:58 WIB
JAKARTA(DetakRiau.com) Memihak bangsa sendiri bukan berarti chauvinis karena Indonesia terdiri dari berbagai suku dan agama.

Berdasar data kuantitatif ekonomi tidak berkorelasi dengan indikator kuantitatif karena masih banyak masarakat kita yang miskin. Makanya diperlukan pemihakan kepada bangsa sendiri.

Secara ilmiah kedua  argumen ini sama sama bisa dibuktikan yang penting tidak dengan menjadi tukang yang bisa dipesan. Siapa yang berpihak pada yang lemah dipastikan punya moral dan integritas/
Ketua KAHMI  Machfud MD  mengatakan saat membuka Silahturahmi Kebangsaan dengan Tema Membangun Negeri Memihaki Bangsa Sendiri di Gedung MPR Jakarta Selasa (14/11/2017).Hadir antara lain alumni KAHMI Akbar Tanjung, Ketua DPD Oesman Sapta Odang dan Ketua MPR Zulkifli Hasan.

Sejarawan JJ Rizal dalam kesempatan terpisah mengatakan  sebelumnya akan pentingnya nllai nilai dari pada gelar. Pendekatan  politis tidak cukup karena sejarah mengajarkan pentingnya kebenaran.  Makanya, keputusan pemerintah  bisa diuji oleh partisipasi masarakat.

Ketua MPR Zulkifli Hasan berpendapat pelemahan ekonomi hari ini merupakan rangkaian kebijakan yang disebabkan oleh pemerintah sebelumnya juga.

Pertumbuhan yang rendah adalah akbat dari investasi yang rendah dan tabungan yang rendah. Sehingga akan melahirkan kemiskinan yang berdampak pada pendidikan dan kesehatan yang buruk, produktifitas yang rendah dan kualitas sumber daya manusia yang rendah, katanya. Erwin Kurai. 





 

 
Redaksi | RSS | Pedoman Media Siber Copyright © 2017 by detakriau.com. All Rights
 
 
22:52 | WARTAWAN DETAK RIAU DIBEKALI KARTU PERS DALAM PELIPUTANNYA, JIKA MENCURIGAKAN HUB 0813-655-81599 - - - -