Teluk Meranti (DetakRiau.Com) - Akses jalan yang menghubungkan antara Teluk Meranti dengan destinasi wisata Ombak Bono kini semakin sulit ditempuh. ">
 
 
Akibat Digenangi Air
Akses Jalan Teluk Meranti ke Wisata Bono Makin Sulit Ditempuh
Senin, 27 November 2017 - 17:42:06 WIB
Teluk Meranti (DetakRiau.Com) - Akses jalan yang menghubungkan antara Teluk Meranti dengan destinasi wisata Ombak Bono kini semakin sulit ditempuh. 

Ini disebabkan adanya genangan air yang diduga akibat dibukanya kanal milik PT Arara Abadi. Sehingga 40 titik jalanan antara Teluk Meranti dengan Pulau Muda ditempuh dengan cara yang tidak biasa.

"Jadi karena memang curah hujan disini tinggi, mau tidak mau kanal itu dibuka. Akibatnya jalan kami ini tenggelam sebagian," geram Lurah Teluk Meranti, Mursyid melalui release yang diterima DetakRiau.Com, Senin (27/11/2017).

Akibat dari genangan luapan kanal tersebut, kata Mursyd,  jalan yang berada persisi disebelah kanal korporasi mau tidak mau langsung digenangi oleh air. Bahkan jumlahnya mencapai puluhan titik.

"Kalau dihitung-hitung, sampai 40 titik jalan itu yang tergenang. Jalanan itu menghubungkan antara dari Teluk Meranti menjelang ke Pulau Muda," katanya.

Menurut Mursyd, air luapan dari kanal tersebut ada yang mencapai setengah lutut bahkan ada yang hampir mencapai selutut orang dewasa. Sehingga sangat menganggu dan menghambat perjalanan warga. Sementara itu, sudah banyak upaya dari masyarakat untuk mengantisipasi kejadian ini. Beberapa diantaranya ada yang menimbun sendiri menggunakan tanah timbun.

Sementara perusahaan menilai genangan tersebut diakibatkan oleh tingginya debit air hujan yang melanda Teluk Meranti dalam beberapa akhir ini.

"Ini kami baru saja bertemu. Alasannya karena hujan tinggi. Nah, kalau memang karena hujan tinggi, kenapa kebun masyarakat disini tak tergenang air. Yang tergenang itu cuma yang dilewati kanal perusahaan," tambahnya.

Tak ada jalan lain, mereka meminta kepada PT Arara Abadi agar cepat tanggap peduli memperbaik genangan jalan satu-satunya penghubung menuju destinasi wisata Ombak Bono.

"Kalau kami mana bisa sendiri. Ini maunya kanal-kanal disini di keruk. Kalau sudah lancar, ini tidak masalah. Terus sungai Merawang ini juga dikeruk. Kemudian jalan ini ditinggikan," katanya.(*/ron)


 

 
Redaksi | RSS | Pedoman Media Siber Copyright © 2017 by detakriau.com. All Rights
 
 
22:52 | WARTAWAN DETAK RIAU DIBEKALI KARTU PERS DALAM PELIPUTANNYA, JIKA MENCURIGAKAN HUB 0813-655-81599 - - - -