Pekanbaru (DetakRiau.Com) - Sebanyak 59 Kafilah Riau mengikuti ajang Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Nasional ke- 4 tahun 2017. ">
 
 
59 Kafilah Riau Ikut Musabaqah Qiraatil Kutub Nasional ke- 4
Selasa, 28 November 2017 - 17:30:45 WIB
Pekanbaru (DetakRiau.Com) - Sebanyak 59 Kafilah Riau mengikuti ajang Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Nasional ke- 4 tahun 2017. 

MQK tersebut akan berlangsung pada 1 hingga 5 Desember 2017 di Pesantren Raoudlotul Mubtadiin Balengkang Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

"Kita berharap agar santri benar-benar memanfaatkannya untuk memberikan penampilan yang terbaik, sehingga dapat menghasilkan prestasi yang gemilang. Dan saya juga berpesan, agar ilmu yang didapatkan diimbaskan pada kawan sejawat dan masyarakat sekitar, sehingga menghasilkan hasil yang positif," ujar Wakil Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim saat melepas secara resmi kebarangkatan  59 Kafilah Riau yang akan berlomba pada ajang Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Nasional ke- 4 tahun 2017, Selasa (28/11/2017).

Hadir dalam acara tersebut Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA yang diwakili oleh Kabid Pakis, H Fairus MA, Kasi pada bidang Pakis, Pimpinan Pondok Pesantren, Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP), 59 peserta, dan seluruh official dan pendamping peserta.

Wagubri menyebutkan, santri merupakan pelopor atau kader- kader putra daerah terbaik. Karena santri yang belajar di Pondok Pesantren bukan hanya belajar tentang ilmu agama tetapi juga mencakup ilmu dunia dan agama. Sehingga bisa menghadapi gelombang tampa batas saat ini.

“Ilmu agama dan ilmu pengethauan umum harus berjalan secara berasama, ilmu agama sebagai benteng bagi generasi muda untuk menghadapi gejolak kehidupan yang semakin keras. Dimana generasi muda banyak menjadi korban, khususnya korban narkoba karena kurangnya perhatian orang tua dan minimnya pendidikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Pakis, H Fairus MA, dalam laporannya menyebutkan, 59 orang peserta yang menjadi utusan Riau pada MQK Nasional ke 4 di Jepara merupakan manifestasi santri- santri di Provinsi Riau yang jumlahnya mencapai 60.000 santri dari 221 pondok pesantren yang tersebar di Kabupaten/ Kota.

Peserta Riau akan mengikuti cabang Markalah Ula 5 Kitab sebanyak 10 orang putra dan putri, Markalah Wustho 11 Kitab 22 orang putra dan putri, Debat Bahasa Inggris Putra Putri dan Debat Bahasa Arab Putra.

“Dunkungan semua pihak dengan pelaksanaan MQK ini sangat besar, dari keterbatasan anggaran kita bisa mengikuti semua cabang yang diperlombakan pada MQK. Dan kita juga berharap dengan persiapan yang cukup maksimal Kafilah kita bisa memberikan hasil yang gemilang di kanca Nasional,” harapnya.

Sementara itu, Sekjen FKPP Riau Hanafi, peserta MQK Riau yang akan diutus pada event Nasional merupakan hasil seleksi MQK Provinsi Riau pada Februari 2017 di Pondok Alkautsar Pekanbaru. Dengan demikian, peserta merupakan hasil penjaringan yang ketat dan diharapkan dapat menampilkan yang terbaik. (*/ron)


 

 
Redaksi | RSS | Pedoman Media Siber Copyright © 2017 by detakriau.com. All Rights
 
 
22:52 | WARTAWAN DETAK RIAU DIBEKALI KARTU PERS DALAM PELIPUTANNYA, JIKA MENCURIGAKAN HUB 0813-655-81599 - - - -