KHS (DetakRiau.com) - Min Ciku adalah produk asli daerah Kabupaten Kuantan Singingi yang terbuat dari bahan asli buah saus atau sawo berasal dari Desa Teratak Jering Kecamatan Kuantan Hilir Seber">
 
 
Gelar Reses di KHS
Marwan Yohanis: "Min Ciku" Produk Asli Daerah Kuansing Harus di Kembangkan
Minggu, 31 Desember 2017 - 16:07:21 WIB
KHS (DetakRiau.com) - Min Ciku adalah produk asli daerah Kabupaten Kuantan Singingi yang terbuat dari bahan asli buah saus atau sawo berasal dari Desa Teratak Jering Kecamatan Kuantan Hilir Seberang (KHS). Untuk itu sudah sepantasnya kita mendukung dan mendorong agar produk ini bisa maju dan berkembang di pasaran.

Dengan demikian produk rumahan yang diolah melalui tangan-tangan kaum ibu-ibu ini, dikelola oleh para ibu-ibu kelompok tani yang tergabung dalam Kelompok Tani Teratai Indah dan diketuai Erna Wati dan selaku penasehat Ketua PKK Desa Teratak Jering Sri Erni Jujasmi selama ini kesulitan untuk mengembangkan dan memasarkan produk Min Ciku dikarenakan ketiadaan anggaran yang memadai. Meski kelompok ibu-ibu ini berada dibawah Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kuansing, namun bantuan selama ini hanya terkesan setengah hati. Untuk itu butuh perhatian dari Pemerintah Daerah, baik itu Kabupaten maupun Provinsi kedepannya.

Diakui oleh Sri Erni Jujasmi, selama ini kelompok ibu-ibu petani kami sudah menerima bantuan dari Pemda Kuansing, akan tetapi baru sebatas peralatan untuk pengolahan saja. Sedangkan untuk biaya pemasaran dan pengembangan produk Sirup Min Ciku ini belum ada sama sekali, padahal ini yang sangat kami butuhkan," ungkap Ketua PKK Teratak Jering itu. Ketika menyampaikan aspirasi saat menghadiri reses anggota DPRD Riau H Marwan Yohanis SSos MIKom, pada Sabtu malam (30/12/2017) di Teratak Jering.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Provinsi Riau H Marwan Yohanis SSos MIKom mengatakan, bahwa dirinya selaku dewan provinsi yang merupakan perpanjangan tangan dari masyarakat berjanji akan membantu memperjuangkan dan mendorong produk-produk Min Ciku ini agar diperhatikan pemerintah melalui dinas instansi terkait hendaknya. "Jika kabupaten tak sanggup atau tidak peduli dengan hal ini, saya akan berupaya di tingkat provinsi nantinya," ujar Marwan.

"Mana pengawasan terhadap hal ini dari dinas instansi terkait di Kabupaten Kuansing ini, jangan hanya asal naungi saja dan seterusnya dibiarkan tanpa tindak lanjut, ya tak akan mungkin bisa berkembang begitu saja jadinya," kata Marwan.

Marwan Yohanis yang juga merupakan mantan Ketua DPRD Kuansing itu mengatakan, menurut dirinya produk yang dihasilkan kaum ibu-ibu ini adalah suatu kebanggaan kita, namun mengapa harus ada pembiaran ini, produksi sirup Min Ciku ini merupakan satu-satunya produk yang dihasilkan dan berciri khas daerah Kuansing, harus di kembangkan dan bisa mengharumkan nama Kuansing," tuturnya.

Selain itu, Marwan menambahkan, jika produk ini bisa kita kembangkan dengan baik akan memberikan kesempatan sebagai peluang lapangan kerja bagi masyarakat, apalagi disaat ekonomi masyarakat seperti sekarang ini. Pemerintah harus peduli terhadap hal ini, jangan diam saja. Ini hal baik dan akan mampu membantu perbaikan perekonomian masyarakat kedepannya," tutup Marwan.***(dra)


 

 
Redaksi | RSS | Pedoman Media Siber Copyright © 2017 by detakriau.com. All Rights
 
 
22:52 | WARTAWAN DETAK RIAU DIBEKALI KARTU PERS DALAM PELIPUTANNYA, JIKA MENCURIGAKAN HUB 0813-655-81599 - - - -