Ridwan Hisjam, Zainudin Amali dan Rambe Kamaruzaman Berpeluang Calon Ketua DPR
Selasa, 09 Januari 2018 - 13:25:19 WIB
JAKARTA (DetakRiau.com) Memasuki pekan kedua Januari 2018, agenda pengisian  kursi Ketua DPR RI dari Partai Golkar yang lowong. Masih terus mengalami dinamika didalam inernal Golkar. Setelah Ketua DPR Setya Novanto ditetapkan jadi terdakwa korupsi KTP elektronik.

Pada awalnya  sempat beredar  nama Bambang Soesatyo, Aziz Syamsudin, Zainudin Amali, Gumiwang Kartasasmita.
Belakangan mencuat nama lain anggota DPR RI lainnya yakni Ibnu Munzir, Ridwan Hisjam dan Rambe Kamaruzaman.

Ketiga nama terakhir selama ini dikenal sebagai kader senior dan banyak terlibat dalam Munaslub yang digelar Desember 2017 lalu. Sampai dengan terpilhnya  Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar yang baru.

Sarmudji wakil Sekretaris Fraksi Partai Golkar menyatakan, DPP belum membahas siapa pengganti Ketua DPR RI Setya Novanto. Karena belum ada nama yang ditetapkan, sebab memang karena belum di agendakan oleh rapat DPP.

Ditemui terpisah Gusti Iskandar Sukmaalamsyah wakil Sekjen DPP Partai Golkar mengusulkan  parameter ideal calon Ketua DPR RI dari Partai Golkar.

"Sebenarnya Golkar tak kekurangan kader untuk memilih calon Ketua DPR yang akan menggantikan Setya Novanto. Dari 91 anggota Fraksi Partai Golkar. Sebanyak 50 persen diantaranya layak dipilih jadi calon Ketua DPR RI",  kata Gusti saat ditemui di Jakarta Selasa (9/1/2018).

Cuma Golkar tidak ingin kejadian yang menimpa PKS dengan wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang berjalan sendiri sendiri  akan berulang kembali di Partai Golkar. Karena itulah, maka calon Ketua DPR yang dicari harus yang bisa berkerjasama dengan Ketua Umum Partai Golkar.

Selain itu, kebjakan Ketua DPR  harus mencerminkan kepanjangan tangan kebijakan DPP Partai Golkar, tegasnya.

Jika melihat dari nama nama yang muncul, semua nama punya kontribusi atas terpilihnya Airlangga sebagai Ketua Umum Partai Golkar yang baru dalam Munaslub Desember lalu, kata Gusti.

Termasuk salah satunya Ridwan Hisjam puya kontribusi atas penetapan Airlangga sebagai Ketua Umum Partai Golkar setelah Ridwan menyuarakan pembubaran institusi Plt Ketua Umum didalam rapat Pleno DPP di bulan  lalu, kata Gustu lagi

Dari catatan awak media, cuma bedanya Ridwan Hisjam pernah mengawali karir dari bawah. Dan termasuk satu satunya calon Ketua DPR yang pernah menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar di tingkat Propinsi  di Jawa Timur dan dua kali menjabat sebagai wakil Bendahara di DPP Partai Golkar.

Sementara  nama nama lainnya lebih banyak berkiprah di DPP dan direkrut pada pemilu. Erwin Kurai. 


 

 
Redaksi | RSS | Pedoman Media Siber Copyright © 2017 by detakriau.com. All Rights
 
 
22:52 | WARTAWAN DETAK RIAU DIBEKALI KARTU PERS DALAM PELIPUTANNYA, JIKA MENCURIGAKAN HUB 0813-655-81599 - - - -