Tingkatkan Kualitas Prodi Perminyakan FT UIR
Chevron Buka Diri Bagi Mahasiswa UIR yang Ingin Field Trip
Senin, 16 April 2018 - 17:58:07 WIB
Pekanbaru (DetakRiau.Com) - PT Chevron Pacific Indonesia berkomitmen untuk membantu peningkatan kualitas Program Studi (Prodi) Perminyakan Fakultas Teknik Universitas Islam Riau (FT UIR). 

Di antaranya, Chevron membuka diri bagi mahasiswa Universitas Islam Riau yang ingin melakukan field trip sesuai jadwal yang disepakati. Selain itu, juga akan memberi kesempatan magang kepada mahasiswa sepanjang mahasiswa tersebut memenuhi standar kompetensi secara akademik.

Hal itu disampaikan Presiden Direktor and Deputy Managing Director PT Chevron Pacific Indonesia, Albert BM Simanjuntak dihadapan ratusan mahasiswa Fakultas Teknik yang memadati auditorium Gedung Rektor UIR saat menjawab pertanyaan salah seorang dosen Fakultas Teknik pada Grand Seminar Reaching a Sustainable and Sesilient Energy Future yang ditaja bersempena dengan Intellectual Petroleum Festival 2018 oleh Program Studi Perminyakan Fakultas Teknik Universitas Islam Riau di Kampus UIR Perhentian Marpoyan Pekanbaru, Senin (16/04/2018) siang.

Seminar yang dimoderatori Dike Putra (Founder of Rafflesia Energy Inc & Direktor of PT Panji Laborta Chemindo) ini menghadirkan sejumlah pembicara seperti Ahmad Yani (Operation Manager, Lagendong Geothermal Area PT Pertamina Geothermal Energy) dan Indra Agus Lukman, The Head of Energy and Mineral Resource Ministry of Riau Province. Seminar tersebut dibuka Rektor UIR Prof Dr H Syafrinaldi SH MCL.

Menurut Albert, kesempatan dan peluang Chevron kepada mahasiswa UIR sama dengan yang diberikan kepada mahasiswa universitas lain dengan terlebih dahulu mengikuti seleksi.

''Silakan adik-adik mahasiswa berkompetisi mengikuti proses magang di Chevron. Syaratnya tentu memenuhi kemampuan akademik,'' tegas Albert.

Terkait permintaan hibah alat-alat perminyakan untuk keperluan praktikum mahasiswa, Albert menegaskan, pihaknya tidak keberatan bila hal itu dapat dilakukan sepanjang alat yang diminta tidak digunakan lagi oleh Chevron. Hanya saja, karena alat-alat tersebut milik negara maka pelepasannya harus melalui ketentuan yang berlaku. 

''Kalau alat-alat yang diminta bermanfaat bagi mahasiswa UIR kenapa tidak kita hibahkan? Silakan diajukan dan Chevron membuka membantu UIR. Cuma karena ini milik negara, maka institusi negara yang punya kewenangan melepaskannya. Proses pelepasan tersebut cukup memakan waktu, bisa dua tahun,'' ujar Albert.

Albert mengaku, dirinya senang bisa hadir di Grand Seminar Prodi Perminyakan. Disamping dapat menjelaskan perkembangan PT Chevron berikut tekhnologi yang dipakai mengeksplorasi minyak, ia bisa bersilaturrahmi dengan Pimpinan Universitas Islam Riau. 

Usai mengisi seminar dan berdialog bersama mahasiswa Albert BM Simanjuntak menyempatkan waktu bertemu Rektor UIR Prof Dr H Syafrinaldi SH MCL membicarakan rencana kerjasama UIR-PT CPI. 

Pertemuan yang berlangsung hampir satu jam di lantai 4 Gedung Rektorat itu dihadiri Wakil Rektor III Ir Rosyadi MSi, Dekan Fakultas Teknik Ir H Abdul Kudus MT dan Ketua Prodi Perminyakan Dr Eng Muslim.(rls/ron)


 

 
Redaksi | RSS | Pedoman Media Siber Copyright © 2017 by detakriau.com. All Rights
 
 
22:52 | WARTAWAN DETAK RIAU DIBEKALI KARTU PERS DALAM PELIPUTANNYA, JIKA MENCURIGAKAN HUB 0813-655-81599 - - - -