">
 
 
Pijar Melayu Taja Seminar Pendidikan Berkarakter di UIR
Sabtu, 12 Mei 2018 - 03:35:38 WIB
DetakRiau.com, PEKANBARU - Bersempena Milad Pijar Ke - 2 dan memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada tahun 2018, Pijar Melayu taja seminar pendidikan berkarakter dengan tema "Aktualisasi Nilai - Nilai Masyarakat Melayu Dalam Mewujudkan Pendidikan Berkarakter Sebagai Pilar Kebangkitan Bangsa". Giat ini secara resmi dibuka oleh Plt. Gubernur Riau yang diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau R. Yoserizal Zein, pada Selasa (8/5) lalu di Aula Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau (UIR).

Hadir pada acara Pembukaan seminar pendidikan berkarakter, Dekan Fakultas Pertanian UIR Dr. Ir. UP. Ismail, M.Agr
Kepala Penjaminan Mutu UIR Dr. Ir. Agusnimar, M.Sc, Wakil Dekan III Dr. Faturrahman, SP, M.Sc, pendiri Pijar Melayu Asyinin Pardomuan, ST,  perwakilan dari Dinas Pendidikan Provinsi Riau Syarifah Ernaweni, SH, M.Si,  Dosen Pertanian UIR Dr. Fahrial, SP, SE, ME, Gubernur Mahasiswa FP UIR Nurfaizal, Gubernur Mahasiswa FP UIR periode 2015 – 2016 DTM Angga Darmawan, BEM selingkungan UIR, Ketua GMPKS M. Fahrurozi, Ketua PK KNPI Bukit Raya Bhery Tinanto, Osis SMA se - Kota Pekanbaru.

Ketua Panitia Dolly Ichsan menyampaikan dalam laporannya bahwa kegiatan ini merupakan perayaan milad Pijar Melayu dan sudah disiapkan dari 3 bulan yang lalu. Pijar Melayu sengaja menajanya di kampus karena untuk mengenalkan Pijar Melayu ke perguruan tinggi.

Direktur Eksekutif Pijar Melayu Rocky Ramadani SP menyampaikan dalam sambutannya bahwa kegiatan ini murni program Pijar Melayu dan ini bersempenaan milad ke - 2 sekaligus memperingati Hari Pendidikan Nasional pada Tahun 2018. Tujuan Seminar ini adalah untuk mencari solusi terhadap persoalan pendidikan karena sektor ini mudah ditumbalkan oleh kepentingan sektor lain. Oleh karenanya dunia pendidikan harus diletakkan pada tempat terhormat. Selain itu untuk memasukkan nilai nilai kemelayuan dalam kurikulum pendidikan baik itu SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi," ujarnya. 

Dekan Faperta UIR Dr. Ir Ujang Paman Ismail, M.Agr menyampaikan dalam sambutannya bahwa tema kegiatan seminar ini menarik karena tentang nilai nilai masyarakat melayu dan pendidikan berkarakter. Kami mendukung pelaksanaan kegiatan seminar ini karena banyak mamfaat untuk anak didik.  Karena pendidikan karakter sangat membantu dalam membentuk kepribadian pelajar," tukasnya. 

Plt Gubernur Riau yang diwakili oleh Kadis Kebudayaan Provinsi Riau R. Yoserizal Zein dalam sambutannya menyampaikan, Alhamdulillah, masih ada komunitas anak muda yang memikirkan dan bekerja untuk kebudayaan Melayu, apalagi kegiatan tersebut sesuai dengan amanat Visi Riau 2020, dimana antara masyarakat dan pemerintah ingin menjadikan Riau sebagai Pusat Kebudayaan Melayu di bentangan Asia Tenggara pada tahun 2020. Mudah mudahan niat tulus ikhlas ini membuahkan hasil yang maksimal.

Dalam melindungi dan mengembangkan kebudayaan Melayu memang harus bersama - sama, tidak bisa dipikirkan dan dikerjakan oleh pemerintah semata, tapi memerlukan kesamaan gerak dan persepsi seluruh elemen masyarakat," tutupnya.***(dra)


 

 
Redaksi | RSS | Pedoman Media Siber Copyright © 2017 by detakriau.com. All Rights
 
 
22:52 | WARTAWAN DETAK RIAU DIBEKALI KARTU PERS DALAM PELIPUTANNYA, JIKA MENCURIGAKAN HUB 0813-655-81599 - - - -