Jalan Nasional ala Jokowi Mangkrak di Anambas
Senin, 09 Juli 2018 - 13:36:50 WIB
JAKARTA(DetakRiau.com) Abdul Haris Bupati Anambas  Propinsi Kepulauan Riau, yang terletak didaerah terdepan berbatasan dengan negara Vietnam.

Yang selama ini dikenal sebagai daerah kaya penghasil minyak dan gas masih terus mengalami kualitas  pembangunan yang semakin memburuk ditengah naiknya harga minyak dunia. 

Pemerintah pusat awalnya beralasan karena disebabkan oleh harga minyak dunia yang sedang turun pada tahun lalu. 
Sekarang sesudah  harga minyak dunia sudah naik kembali, masih belum ada tanda tanda dana perimbangan untuk Kabupaten Anambas akan naik kembali, serta  proyek jalan nasional yang terhenti di era Presiden Joko Widodo akan dilanjutkan oleh pemerintah pusat. 

Semestinya harus ada lompatan tata kelola dana perimbangan di zaman milenial yang semakin clear dan transparan. Meski senyatanya sekarang masih harus dirapatkan terlebih hulu dalam Musrenbangnas di Jakarta lewat pembahasan kebijakan anggaran dekonsentrasi yang rumusannya dianggarkan dalam alokasi DAK oleh pusat.

Sehingga daerah tetap masih melihat birokrasi dana perimbangan justru malah memperlambat pembangunan di daerah penghasil Migas.

"Pusat masih  belum percaya dengan daerah dalam memanfaatkan dana perimbangan daerahnya. Ditengah kebijakan Presiden Jokowi yang akan membangun daerah tedepan, harga minyak dunia yang sudah naik dan Kabupaten Anambas sebagai daerah pemekaran baru yang memerlukan keberpihakan dari pusat justru pada saat  harga minyak dunia  sedang naik ini", tegas Bupati Anambas Abdul Haris  saat berlangsung halal bi halal di Jakarta sabtu (7/7/2017) dengan perantau Anambas yang bermukim di ibukota.

Wan Zuhendra Wakil Bupati Anambas mengatakan tahun lalu Anambas hanya memperoleh dana perimbangan Rp 300 Milyar. "Jauh dari kebutuhan Anambas yang membutuhkan  pembangunan sektor air bersih yang menjadi kebutuhan dasar masarakat", katanya. 

Sebelumnya dalam halal bi halal warga Kepri di Jakarta  hadir Aida Ismeth Abdullah caleg DPR RI dari Partai Demokrat, Dwi Ria Latifah caleg DPR RI dari Partai PDI Perjuangan dan tokoh perempuan yang juga pendiri Propinsi Kepri Drg Suphiar perempuan Kepri pertama yang jadi dokter gigi alumni Universitas Pajajaran, Bandung, Jawa Barat. Erwin Kurai.


 

 
Redaksi | RSS | Pedoman Media Siber Copyright © 2017 by detakriau.com. All Rights
 
 
22:52 | WARTAWAN DETAK RIAU DIBEKALI KARTU PERS DALAM PELIPUTANNYA, JIKA MENCURIGAKAN HUB 0813-655-81599 - - - -