JAKARTA (DetakRiau.com) Dampak gempa dengan magnitudo 7.0 di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ikut menghancurkan 3 pura ummat Hindhu Bali sampai berubah bentuk dari bentuk awalnya.
">
 
 
Anggota DPR Adhi Mahendra Selamat Dari Korban Dampak Gempa Lombok
Selasa, 21 Agustus 2018 - 17:12:33 WIB
JAKARTA (DetakRiau.com) Dampak gempa dengan magnitudo 7.0 di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ikut menghancurkan 3 pura ummat Hindhu Bali sampai berubah bentuk dari bentuk awalnya.

"Sebelum gempa, saya sempat menaiki Pura nya. Namun sewaktu sembayang tiba dengan mendadak tiba tiba berlangsung gempa. Ummat langsung berhamburan 
menyelamatkan diri masing masing. Sampai sembayang ditutup tanpa doa lagi".

Ini dikatakan AA Bagus Adhi Mahendra Putra anggota DPR RI di Jakarta, senin (20/8/2018).

Adhi termasuk yang selamat dari reruntuhan Pura  saat terjadi dampak gempa  NTB yang terjadi pada pekan lalu. Ia menggambarkan betapa sangat  paniknya ummat yang tengah sembayang di Pura Karang Asem.

"Mereka menyelamatkan diri masing masing,  sampai saya yang hanya tinggal sendirian di Pura di  Banjar Gunug Sari Desa Ban, Kabupaten Karang Asem", paparnya.

Selain Pura yang jadi korban gempa, terdapat  sebanyak 300 rumah warga ikut terdampak gempa Lombok dengan kondisi  rusak sangat berat.

"Untuk membangun kembali 3 pura yang runtuh dan rusak akibat gempa Lombok diperlukan anggaran RP 100 milyar", paparnya.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana, BNPB. Dan Bimas Hindhu Depertemen Agama yang membina ummat Hindhu Bali sampai sekarang belum juga mengunjungi ke lokasi bencana, ungkap Adhi yang sedang  menghubungi pejabat
terkait dari kantornya di Gedung Parlemen Jakarta.

"Saya berharap bantuan dari Jakarta untuk rumah yang rusak dan tempat peribadatan Pura agar dapat di segerakan oleh pemerintah, agar  ummat Hindhu bisa beribadah kembali di Puranya",  jelas  anggota Fraksi Partai Golkar ini.

Dalam kesempatan terpisah,  pada saat berlangsung diskusi dengan tema Regulasi Penanganan Bencana yang berlangsung di gedung DPR.

Kalangan pembicara masih terbelah atas penetapan gempa Lombok sebagai bencana nasional. Satu kubu menggunakan pendekatan ilmu pengetahuan agar bisa dimitigasi sebelum terjadi korban. Kubu kedua, menggunakan pendekatan korban bencana manusia itu sendiri. Dan pendekatan cepat tenggap oleh pemerintah dan pemerintah daerah dalam memulihkan korban bencana dan prasarana yang dibutuhkan.

Untuk diketahui Lombok kembali dilanda gempa 7.0 skala richter pada minggu malam tanggal 19 Agustus 2018. Sepekan sebelumnya Lombok dilanda gempa dengan kekuatan sama dengan magnitudo 7.0. Erwin Kurai.
 


 

 
Redaksi | RSS | Pedoman Media Siber Copyright © 2017 by detakriau.com. All Rights
 
 
22:52 | WARTAWAN DETAK RIAU DIBEKALI KARTU PERS DALAM PELIPUTANNYA, JIKA MENCURIGAKAN HUB 0813-655-81599 - - - -