Dolar Belum Tembus 15.000, Fraksi Gerindra Belum Putuskan Tolak RAPBN 2019
Jumat, 07 September 2018 - 15:40:42 WIB
JAKARTA (DetakRiau.com) Heri Gunawan anggota Komisi Keuangan DPR dari
Fraksi Gerindra  menyatakan  Fraksi Gerindra belum memutuskan akan
menolak RAPBN 2019, apabila nilai tukar dolar AS tembus melewati batas psikologis Rp 15.000 karena masih belum selesai dibahas di komisi keuangan DPR.

"Posisi hari ini ibarat kapal yang sedang bocor, kita sedang berada didalam kapal yang sama agar supaya  bocornya tidak semakin  bertambah  besar. Jadi jangan dikotomikan apabila  rupiah melemah yang menang Prabowo atau sebaliknya, ini  tidak patut. Karena yang akan senang pemilik dolar", tegas  Heri Gunawan di Jakarta Kamis (6/9/2018) kemarin.

Saya berharap kurs rupiah kembali menguat dalam keseimbangan baru Rp 14.500 sesuai dengan asumsi RAPBN
2019 dalam pengantar nota RAPBN tanggal 16 Agustus 2018 lalu. 

Untuk dapat diketahui pada tahun lalu Fraksi Gerindra paling keras menolak APBN tahun 2018 dan APBN tahun 2017.

"Sekarang saya tidak mau banyak bicara dahulu karena akan memanaskan faktor non fundemental di pasar yang bisa akan  berefek di pasar  keuangan", imbuhnya.

Apabila menimbang pada fundamental ekonomi seharusnya tidak perlu ada yang dikawatirkan. Cuma sayangnya fundamental kita belum kuat, mohon maaf sering ditutupi, sambil dibangun persepsi seolah ekonomi kita kuat, paparnya.

Dalam nota RAPBN 2019 pemerintah mengusulkan RAPBN  Rp 2.400 triliun dengan defisit 3 %. Faktanya rupiah terus melemah atas dolar AS. Malah defisit anggaran, defisit transaksi berjalan, serta BI yang menjaga kurs dengan mengintervensi dengan membanjiri dolar.

Hasilnya rupiah tetap  tak kunjung kuat malah akan rawan.
Kedepan  harus ada saling percaya antara pemerintah pengelola moneter dan pasar. Agar  isu seperti SBN pemerintah tidak laku,  tidak akan muncul lagi hingga jadi sentimen negatif yang akan mempengaruhi stabilitas ekonomi
secara keseluruhan. katanya.

Saat ditanyai apakah rupiah akan menguat jika setelah Prabowo jadi presiden. Wakil rakyat yang berkepala
plontos ini lebih memilih tutup mulut sambil meninggalkan wartawan. Erwin Kurai


 

 
Redaksi | RSS | Pedoman Media Siber Copyright © 2017 by detakriau.com. All Rights
 
 
22:52 | WARTAWAN DETAK RIAU DIBEKALI KARTU PERS DALAM PELIPUTANNYA, JIKA MENCURIGAKAN HUB 0813-655-81599 - - - -