Ahmad Basarah : Kami Tetap Hormati Kwik Kian Gie, Apabila Benar Keluar Dari PDI P
Kamis, 13 September 2018 - 18:27:34 WIB
JAKARTA (DetakRiau.com) Kabar tokoh PDI yang kemudian mendirikan PDI
Perjuangan Kwik Kian Gie yang tiba tiba bergabung bersama tim pakar 
Prabowo - Sandiaga, ternyata masih simpang siur.

Karena, sebab, dari pihak kubu Kwik sendiri  masih belum memberikan konfirmasi, kendati sudah  menegaskan bahwa dirinya masih tetap sebagai anggota PDI Perjuangan.

Klaim Kwik Kian Gie telah bergabung dengan Prabowo awalnya diutarakan oleh calon Presiden Prabowo saat berada di kediaman Ketua Umum Partai Demokrat SBY di Jakarta rabu (12/9/2018).

Sebagaimana diketahui SBY dan Kwik adalah bekas pembantu Presiden Megawati saat jadi Presiden periode 2002- 2004.
Hanya cuma bedanya SBY meninggalkan Megawati di saat jelang akir kekuasaan Mega, dengan langsung mencalonkan diri dan terpilih sebagai presiden pada periode 2004 - 2009.

Setelah PDI P dikalahkan oleh capres SBY dari Partai Demokrat. Nama Kwik juga tiba tiba turut menghilang dari radar PDI P.  Kwik Kian Gie sendiri dalam banyak berbagai kesempatan saat bertemu dengan awak media selalu mengutarakan dirinya masih sebagai pemegang kartu anggota PDI P yang didirikannya. 

Pada masa orde baru kebangkitan PDI dari partai gurem jadi partai yang disegani tak lepas dari tangan dingin Megawati  yang bergabung dengan PDI, dan Kwik yang menjabat Ketua Litbang PDI yang langsung membuat terobosan dengan melakukan rekrutmen kader partai dengan secara terbuka lewat media massa, yang pernah ditiru Gerindra yang dipimpin Prabowo.

Kwik kemudian menjadi salah satu Ketua DPP PDI  P, saat PDI P di dirikan di Bali tahun 1999 oleh loyalis Megawati yang juga Ketua Umum PDI P sampai sekarang setelah dipilih lewat Kongres.

Sesudah tidak aktif  didunia partai politik. Sekarang Kwik berkonsentrasi di bidang pendidikan dengan mendirikan
Perguruan Tinggi Kwik Kian Gie yang berlokasi di Sunter, Jakarta Utara. Sekaligus, sesekali menjadi nara sumber dalam diskusi dengan tema ekonomi di berbagai kesempatan termasuk di  DPR yang membawanya bertemu kembali dengan anggota Fraksi PDI P. Salah satu sejawatnya adalah anggota Komisi Keuangan Hendrawan Supratikno yang sebelumnya menjadi dosen di Kwik Kian Gie Shool Jakarta.   

Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan  Ahmad Basarah yang ditemui terpisah, secara terbuka menyatakan PDI P akan menghormati pilihan Kwik Kian Gie apabila benar memilih untuk bergabung dengan tim Prabowo - Sandiaga Uno di  Pilpres 2019 yang akan datang, kata  Ahmad Basarah saat berada  di Gedung DPR Jakarta Kamis  (13/9/2018).  "Tentu, kami akan hormati hak politik Kwik sesuai dengan prinsip prinsip demokrasi ", tambahnya lagi.

Saya cuma hanya berharap satu saja pada Kwik Kian Gie, agar supaya bisa memberikan saran dan pandangan kepada tim Prabowo - Sandiaga Uno, agar  mengikuti semua proses pilpres dengan cara yang demokratis, bersahabat, kontruktif,
dan tidak merusak sendi-sendi persatuan  yang diajarkan Kwik saat berada didalam PDI P yang didirikannya.

Sejak tahun 2004 Kwik memilih berada di luar PDI P sehingga  tak berinteraksi lagi dengan PDI P dalam beberapa waktu yang cukup lama. "Apabila hari ini beliau mengambil keputusan untuk bergabung dengan Prabowo, saya kira beliau sedang dalam rangka aktualisasi", ujar Basarah.

Dalam pemilu serentak sulit bagi partai  bisa menjamin 100 persen kadernya akan memilih calon Presiden yang diusulkan oleh partai yang bersangkutan, kata Syarifudin Hasan dari F PD dan Yandri Susanto FPAN ditempat terpisah

"Memenangkan pemilu presiden, sangat berbeda dengan memenangkan partai dalam pemilu legislatif", kata Syarifudin
Hasan menimpali.

"Saya tidak bisa melarang pemilih saya mendukung Jokowi di Banten meski PAN secara resmi sudah mencalonkan Prabowo sebagai capres. Cuma yang penting calegnya yang akan dipilih adalah Yandri Susanto", kata  Yandri. Karena dalam pilpres yang dipilih adalah figur dan visi misinya, ungkap Syarifudin Hasan. Erwin Kurai.


 

 
Redaksi | RSS | Pedoman Media Siber Copyright © 2017 by detakriau.com. All Rights
 
 
22:52 | WARTAWAN DETAK RIAU DIBEKALI KARTU PERS DALAM PELIPUTANNYA, JIKA MENCURIGAKAN HUB 0813-655-81599 - - - -