Human Rights Watch Memuji Tata Kelola Disable Indonesia
Kamis, 04 Oktober 2018 - 13:56:29 WIB
JAKARTA (DetakRiau.com) Kriti Sharma peneliti penyandang disebelitas
dari Human Rights Watch yang bermarkas di Amerika Serikat menilai
penanganan disabelitas di Indonesia sudah semakin membaik dibandingkan
dengan tahun sebelumnya.

Penegasan ini dikatakan Kriti Sharma di Jakarta saat
berlangsung diskusi psikososial di DPR RI Jakarta senin (2/10/2018).

Aktifis HAM keturunan India ini menyambut positif peran pemerintah Indonesia, yang telah mengambil sejumlah  terobosan untuk mengakhiri prektek disabelitas seperti pemasungan dengan kondisi mental menurun.

Dari 18.800 penyandang psikososial tahun lalu, sekarang turun jadi 12.800 pada bulan Juli 2018, ungkapnya.

Menteri Kesehatan telah mencanangkan program Indonesia Sehat dengan melibatkan  Menteri Sosial dan Menko PMK serta pihak Kepolisian dan BPJS.

Dengan menjadikan puskesmas sebagai ujung tombak penanganan psikososial dengan cara desentralisasi, serta melibatkan partisipasi masarakat secara sosial. Meski belum sempurna karena masih diketemukan kekurangan sebab ketiadaan standarisasi dan pendampingan dari dokter jiwa yang diatur oleh pemerintah.

Kabupaten Indragiri Hilir di Propinsi Riau adalah daerah yang berhasil menangani pasien sakit jiwa dari 130 orang yang dipasung, sekarang tersisa 9 orng artinya 121 sudah kembali ke masarakat, kata dokter Edo pejabat Depkes . Erwin Kurai


 

 
Redaksi | RSS | Pedoman Media Siber Copyright © 2017 by detakriau.com. All Rights
 
 
22:52 | WARTAWAN DETAK RIAU DIBEKALI KARTU PERS DALAM PELIPUTANNYA, JIKA MENCURIGAKAN HUB 0813-655-81599 - - - -