* Intermezo Jelang Debat Capres Perdana.
Maruf Amin anggota DPRD Jakarta, Prabowo Masih SMA
Kamis, 17 Januari 2019 - 17:36:00 WIB
JAKARTA (DetakRiau.com) Jangan tanyakan apa  jasa
Prabowo Soebianto atas Joko Widodo yang direkrut jadi
Gubenur DKI Jakarta dengan wakilnya Basuki Tjahya
Purnama, saat masih enak enak menjadi Walikota Solo,
Propinsi Jawa Tengah.

Ternyata Jokowi punya  agenda sendiri  setelah jadi Gubenur
DKI Jakarta yakni maju jadi calon Presiden bersaing untuk
berhadap hadapan dengan Prabowo pada pilpres 2014 yang
lalu.

Hasilnya Comandante Prabowo dikalahkan oleh Joko Widodo anak buahnya sendiri dalam pilpres head to head dengan dua calon presiden.  

Nanti malam, Kamis tanggal 17 Pebruari 2019. Joko Widodo
dijadwalkan akan berdebat perdana dengan Prabowo kembali
yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum di Gedung
Bidakara, Jakarta. Sebagaimana jadwal  tahapan proses pemilihan presiden yang akan diselenggarakan pada tanggal 17 April 2019 nanti.

Berarti debat nanti malam  adalah pertemuan untuk yang
kedua kalinya antara Comandante berhadapan dengan anak
buahnya yang memilih jalan beda.

Rematch yang kedua kalinya ini antara Jokowi dengan
Prabowo. Dari hasil survey sementara Jokowi diprediksi masih unggul  dengan selisih sampai 20 persen.

Berbeda dengan Jokowi dan Prabowo yang baru muncul
dalam panggung politik pasca tahun 2004. Atau Sandiaga
Uno yang menjadi wakil Gubenur DKI pada tahun 2017.

Maruf Amin sudah menjadi anggota DPRD DKI Jakarta, pada
tahun 1971. Hasil dari pemilu pertama pada saat orde baru
berkuasa yang dipimpin militer.

Adapun peserta pemilu saat itu berjumlah 10 parpol, dan
Maruf Amin terpilih menjadi anggota DPRD DKI Jakarta
mewakili Partai Nahdlatul Ulama.

Sedangkan, Prabowo saat itu baru saja kembali ke Jakarta, masih jadi pelajar, dan belum punya pangkat Jenderal tentunya karena masih sekolah pada tingkat menengah. Sandiaga sebaliknya baru sekolah formal di Sekolah Dasar di Jakarta, setelah kedua orang tuanya merantau di Propinsi Riau untuk bekerja di perusahaan minyak raksasa Caltex yang kini berubah nama menjadi PT Chevron Pasifik Indonesia milik pengusaha asal Amerika Serikat.

Pada zaman reformasi Maruf Amin melejit terpilih menjadi
anggota DPR dari Fraksi PPP. Disusul kemudian menjabat
sebagai Ketua Komisi Fatwa MUI dan Ketua MUI, setelah
tak aktif lagi parlemen.

Disaat mengawali jadi anggota DPRD dan DPR RI, Maruf
Amin lebih sering menggunakan pakaian celana panjang
dibandingkan dengan sarungan seperti pada saat sekarang
ini.

Semasa awal menjadi anggota DPRD DKI Jakarta. Maruf Amin diwarisi tata kelola keuangan kas Pemprop Jakarta yang
minus. Sehingga Gubenur Ali Sadikan harus memutar otak
untuk menambah pendapatan asli daerah Propinsi Jakarta.

Yang salah satu pendukungnya adalah Maruf Amin. Atas
jasanya tersebut kemudian, Gubenur Ali Sadikin memberinya 
bantuan mendirikan sekolah pendidikan Islam di Tanjung Priok untuk dikelola oleh Maaruf Amin.

Sekolah semi pesantren ini kemudian di bantu oleh Kodam Jaya karena belum memiliki Mesjid. Yang peresmiannya langsung oleh Panglima ABRI Jenderal Try Soetrisno.

Debat nanti malam adalah debatnya politisi kawakan dan
politisi yang sedang diatas panggung. Kita lihat tontonannya
nanti malam. Selamat berdebat Kyai Maruf, Mas Jokowi , Bang Sandi dan Jenderal Prabowo. Erwin Kurai. foto kompas.com


 

 
Redaksi | RSS | Pedoman Media Siber Copyright © 2017 by detakriau.com. All Rights
 
 
22:52 | WARTAWAN DETAK RIAU DIBEKALI KARTU PERS DALAM PELIPUTANNYA, JIKA MENCURIGAKAN HUB 0813-655-81599 - - - -