Ini Bukan HOAX, HNW Kumpulkan Ratusan Pesilat Betawi, Edhy Prabowo Patahkan 4 Lapis Hubel
Selasa, 12 Februari 2019 - 15:21:47 WIB
Jakarta (DetakRiau.com) Jelang hajatan demokrasi, di pekan pertama bulan
Pebruari 2019 akhinya diwarnai panggung budaya lewat aksi jawara atau
para pendekar silat yang berakar pada tradisi bela diri daerah.

Hidayat Nur Wahid wakil Ketua Dewan Syuro PKS yang juga wakil Ketua MPR adalah orang pertama yang didaulat dan yang diundang dalam  pertemuan yang digelar oleh ratusan jawara Betawi di daerah elite kawasan Menteng Dalam Jakarta Selatan, sabtu (9/2/2019) lalu.

Peristiwa tersebut sekaligus sebagai pertanda bahwa pesilat Betawi masih eksis di ibukota Jakarta. Sekaligus di akui oleh MPR RI yang kemudian dilanjutkan  dengan Sosialisasi 4 pilar oleh HNW.

Apabila dalam soal kualitas dakwah HNW sudah tak diragukan lagi mutunya, termasuk dalam urusan politik dan paparan meteri Sosialisasi 4 Pilar.

HNW juga  memuji  para jawara Betawi yang masih kuat dalam mempertahankan tradisi bela diri  asli Betawi, dengan cara  menepukan kedua tangannya secara spontan, manakala melihat terjadi pertarungan tangan kosong dan bertarung dengan golok atau senjata tajam.

Perbedaannya dalam pertarungan dengan golok dalam silat Betawi hanya cuma dipergunakan sebagai hiasan aksesoris semata dalam bersilat.
Makanya, 60 persen jurus gerakan silat Betawi dipergunakan  untuk menghindar dan cuma 40 persen gerakan silat Betawi yang dipergunakan untuk melumpuhkan atau mematahkan lawannya.

Yang lebih penting justru bagi jawara adalah mengenakan sarung yang wajib dikenakan di seputarleher. Yang ditujukan atau dimaksudkan jika tiba waktu shalat. Seorang jawara atau pendekar silat harus berpakaian bersih untuk  bershalat dengan menggunakan sarung itu tadi.

Makna sarung bagi pesilat Betawi adalah untuk mengingatkan bahwa yang maha kuat adalah yang diatas, yang menciptakan manusia.
Posisi manusia hanya untuk bersilat atau bersilat lidah tetapi tidak untuk melukai lawannya. Dan silat Betawi bukan untuk ditujukan untuk membunuh lawan lawannya, kata Syahlan jawara Betawi asal Kampung Kemuning, Pasar Minggu.     

Secara terpisah dalam peringatan 11  tahun Fraksi Partai Gerindra di DPR. Ketua Fraksi Partai Gerindra di DPR yang juga guru silat di  Padepokan Satria Muda Edhy Prabowo berhasil memainkan jurus baru dengan  mematahkan 4 lapis behel dengan tangan kosong dalam hitungan 1 detik sampai terbelah jadi 2 dan berantakan. Yang disaksikan oleh puluhan elit politik Partai Gerindra yang hadir di kawasan lapangan hijau Gedung DPR RI Senayan, Jakarta. Erwin Kurai.


 

 
Redaksi | RSS | Pedoman Media Siber Copyright © 2017 by detakriau.com. All Rights
 
 
22:52 | WARTAWAN DETAK RIAU DIBEKALI KARTU PERS DALAM PELIPUTANNYA, JIKA MENCURIGAKAN HUB 0813-655-81599 - - - -