Saat Darurat Narkoba, Henry Yosodiningrat Sebut Andi Arief Warga Istimewa
Jumat, 08 Maret 2019 - 17:10:17 WIB
Jakarta (DetakRiau.com) Tokoh asal Lampung Henry Yosodiningrat masih
kesal atas dibebaskannya Andi Arief yang juga politisi asal Lampung yang
kedapatan ditangkap di Hotel Peninsula Jakarta pekan lalu, bersama
dengan alat penghisap sabu beserta dengan seorang teman wanitanya.

Yang kemudian malah dibebaskan oleh Mabes Polri setelah dilakukan penyelidikan dengan alasan  tak ditemukan bukti. Meski langsung dinyatakan yang bersangkutan sebagai  pengguna.

"Saya minta dia diadili meski masih saudara saya. Biar nanti  sidang pengadilan yang membebaskanya atau tidak".

Ini diutarakan Henry Yosodiningrat aktifis anti narkoba yang  juga anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan di Jakarta Jumat siang tadi (8/3/2019).

Karena, katanya lagi, bebasnya Andi Arief bukan  ditentukan oleh hasil asesmen dari BNN. Ditengah masih banyak anak milienial yang jadi korban narkoba atau 2 persen dari jumlah penduduk yang  berjumlah 260 juta atau sudah darurat narkoba.

"Apa karena pelakunya dari politisi kemudian polisi membebaskan politsi. Dengan alasan cukup lewat dengan rehabilitasi", ujarnya.

Mantan Humas BNN Sulisti Andriatmoko menyatakan, UU Narkotika sudah lengkap mengatur hukuman dan menjerat pengguna dengan mempertanggung jawabkannya di muka pengadilan.

Secara norma UU Narkotika sebenarnya sudah lengkap mengatur hukuman buat penguna  dan pengedar sampai dengan hukuman mati. Cuma hanya pada saat di implementasikan  tidak di jalankan oleh aparat dengan baik, tegasnya.

Sekarang saya bertanya, Andi Arief sekarang di rehabilatisi di tempat rehab yang mana atau apa di rehab di rumahnya. Kepolisian belum menjelaskannya, kata Henry. Erwin Kurai


 

 
Redaksi | RSS | Pedoman Media Siber Copyright © 2017 by detakriau.com. All Rights
 
 
22:52 | WARTAWAN DETAK RIAU DIBEKALI KARTU PERS DALAM PELIPUTANNYA, JIKA MENCURIGAKAN HUB 0813-655-81599 - - - -