Pekanbaru (DetakRiau.com) - Berdasarkan hasil pemantauan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau di Kota Pekanbaru, Dumai dan Tembilahan, pada Maret 2019 di Riau terjadi inflasi sebesar 0,11 persen, atau terjadi ke">
 
 
IHK Naik, Riau Alami Inflasi 0,11 Persen Selama Maret 2019
Senin, 01 April 2019 - 15:23:49 WIB
 
Kepala BPS Riau Aden Gultom saat memberi keterangan terkait kondisi perekonomian di Provinsi Riau pada Maret 2019. Senin April 2019 (Foto /sumber mediacenter)

TERKAIT:
Pekanbaru (DetakRiau.com) - Berdasarkan hasil pemantauan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau di Kota Pekanbaru, Dumai dan Tembilahan, pada Maret 2019 di Riau terjadi inflasi sebesar 0,11 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 136,15 pada Februari 2019 menjadi 136,30 pada Maret 2019. Tingkat Deflasi Tahun Kalender sebesar -0,29 persen, dan tingkat Inflasi Tahun ke Tahun / Year on Year sebesar 1,30 persen.

Kepala BPS Riau Aden Gultom menjelaskan Inflasi gabungan 3 kota di Riau pada bulan Maret 2019 sebesar 0,11 persen terjadi karena adanya kenaikan indeks harga konsumen pada enam kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,31 persen dengan andil 0,06 persen, kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,18 persen dengan andil 0,03 persen, kelompok sandang sebesar 0,13 persen dengan andil 0,01 persen.

Kelompok bahan makanan sebesar 0,07 persen dengan andil 0,02 persen, kelompok Kesehatan sebesar 0,03 persen dengan andil 0,001 persen, kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,02 persen dengan andil 0,002 persen.

"Komoditas utama yang mengalami inflasi dan memberikan andil terbesar adalah bawang merah, ketupat/lontong sayur, angkutan udara, udang basah, bawang putih, dan mie kering instan," jelasnya, Senin (1/4/2019).

Sedangkan satu kelompok mengalami deflasi, yaitu dan kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar -0,08 persen dengan andil deflasi sebesar -0,02 persen.

Sementara dari 23 Kota di Sumatera yang mengitung IHK, menurut Aden, 16 kota mengalami inflasi, dengan inflasi tertinggi terjadi di Kota Meulaboh sebesar 0,39 persen, diikuti oleh Tembilahan sebesar 0,38 persen, serta Bungo dan Bandar Lampung masing-masing sebesar 0,35 persen. Sedangkan inflasi terendah terjadi di Kota
Dumai sebesar 0,07 persen.

Dari 10 ibukota Provinsi di Sumatera, inflasi tertinggi terjadi di Bandar Lampung, Padang, dan Jambi. Berdasarkan urutan inflasi kota-kota di Sumatera, kota-kota di Provinsi Riau berturut-turut, Tembilahan di urutan ke-2, Pekanbaru urutan ke-15, dan Dumai urutan ke-16. (MCR/red


 

 
Redaksi | RSS | Pedoman Media Siber Copyright © 2017 by detakriau.com. All Rights
 
 
22:52 | WARTAWAN DETAK RIAU DIBEKALI KARTU PERS DALAM PELIPUTANNYA, JIKA MENCURIGAKAN HUB 0813-655-81599 - - - -