Pekanbaru (DetakRiau.com) - Langkah yang ditempuh Gubernur Riau dalam mensukseskan program pembangunan yang telah ditetapkan tidak hanya melibatkan stake holder terkait, akan tetapi juga melibatkan pihak luar kedinas">
 
 
Gandeng Ulama di Riau
Sosialisasikan Ekonomi Syariah, Gubri Himbau Bayarkan Zakat
Kamis, 09 Mei 2019 - 14:12:09 WIB
 
Gubernur Riau.H. Syamsuar dalam salah satu kegiatannya ditengah-tengah umat dan ulama
TERKAIT:
Pekanbaru (DetakRiau.com) - Langkah yang ditempuh Gubernur Riau dalam mensukseskan program pembangunan yang telah ditetapkan tidak hanya melibatkan stake holder terkait, akan tetapi juga melibatkan pihak luar kedinasan, diantaranya ulama  yang dianggap memiliki peran starategis dalam mensosialisasikan programmnya.


Peran serta ulama ini dianggap sangat penting, mengingat mayoritas umat islam dan dukungan ekonmi Syariah yang saat ini tengah menjadi tren dikalangan umat. Untuk itu Gubri juga menggandeng Bank Riau Syariah sebagai salah satu pihak terkait.

Sosialisasi wisata halal zakat dan wakaf yang menjadi salah satu target pencapaian pembangunan  ini sedang giat-giatnya menjadi perhatian Gubernur Syamsuar dan menjadi bahan
osialisasi bhersama  dilakukan bersama melalui safari Ramadan Pemprov Riau ke 12 kabupaten/kota.


Gubernur Riau Syamsuar mengatakan, beberapa ulama yang akan diajak untuk mensosialisasikan program tersebut di antaranya perwakilan dari Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Persatuan Tarbiyah Islamiah (Perti) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Para ulama tersebut nantinya juga akan dibagi jadwalnya bersama Gubernur dan Wakil Gubernur.

"Para ulama kita ini kan saat puasa keliling ke masjid-masjid untuk berceramah. Jadi kita gandeng ulama untuk mensosialisasikan program Pemprov Riau. Sebagian ada juga yang diajak untuk ikut safari Ramadan ke daerah-daerah di Riau," katanya, Rabu (8/5/2019).

Lebih lanjut dikatakannya, para ulama tersebut nantinya juga diminta untuk mensosialisasikan rencana Pemprov Riau yang akan membangun Qur'an Center. Diharapkan Syamuar, dengan ikutnya ulama Riau mensosialisasikan program tersebut, akan banyak masyarakat Riau yang terlibat.

"Kita harap para ulama kita dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat terhadap rencana pemerintah kedepannya. Tentu para ulama mempunyai cara tersendiri dalam penyampaian program tersebut didukung dengan pemahaman dari sisi agama," sebutnya.

Dijelaskan Syamsuar, salah satu program besar yang saat ini tengah disiapkan Pemprov Riau yakni mewujudkan BRK Syariah. Dimana saat ini pihak BRK tengah menyiapkan segala keperluan untuk peralihan dari bank konvensional menjadi bank syariah.

"Tim saat ini tengah menyiapkan segala administrasi untuk peralihan tersebut. Orang-orang yang mempersiapkannya sudah kami tunjuk dan proses nya sudah berjalan. Tentu jika sudah selesai, kami perlu dukungan dari masyarakat Riau juga untuk sama-sama mewujudkan BRK Syariah tersebut," ujarnya.

Saat ditanyakan terkait perkembangan seleksi calon direktur utama BRK, dikatakan Syamsuar bahwa saat ini tim panitia seleksi tengah dibentuk. Pasalnya, Pemprov Riau masih menunggu konfirmasi dari pihak-pihak terkait yang terlibat pada tim panitia seleksi tersebut.

"Panitia seleksinya belum siap, karena kami masih menunggu konfirmasi dari pihak terkait seperti perwakilan dari akademisi, otoritas jasa keuangan dan lainnya. Kalau surat sudah kami kirimkan, mudah-mudahan dapat segera terbentuk," katanya.

Disisi lain Gubernur juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya mewujudkan meningkatkan ekonomi syariah, wakaf serta zakat yang diyakini akan memberikan efek positif pertumbuhan ekonomi di Riau.

"Kita berharap dengan tumbuh kembangnya ekonomi syariah akan memberikan peningkatan ekonomi masyarakat, untuk itu mari kita bayarkan wakaf dan zakat," himbau Gubernur Syamsuar (red/adv)



 

 
Redaksi | RSS | Pedoman Media Siber Copyright © 2017 by detakriau.com. All Rights
 
 
22:52 | WARTAWAN DETAK RIAU DIBEKALI KARTU PERS DALAM PELIPUTANNYA, JIKA MENCURIGAKAN HUB 0813-655-81599 - - - -