TKN Umumkan Suara Jokowi di Bekas Gedung Milik Pengusaha Orde Baru
Kamis, 09 Mei 2019 - 14:12:09 WIB
 
Lesehan. Erick Thohir (nomor dua dari kanan) duduk lesehan bersama TKN, tampak hadir Christine Hakim (paling kiri)
TERKAIT:
Jakarta (DetakRiau.com) Pengumuman perolehan ambang suara psikologis, yang diraih oleh calon Presiden Joko Widodo di langsungkan di Gedung High End yang terletak di kawasan Kebon Sirih, Jakarta rabu (8/5/2019).

Suasana pengumuman sendiri berlangsung lesehan di gedung mewah di bekas Gedung Bimantara yang dahulu didirikan Bambang Trihatmojo putra Presiden Suharto penguasa orde baru selama 32 tahun.

Untuk bisa dapat hadir dalam pengumuman tersebut, peserta harus mendapat undangan kusus lewat sosial media. Sedangkan wartawan yang baru meliput di TKN, harus difoto terlebih dahulu oleh petugas keamanan gedung.

Ketua TKN Erick Thohir mengumumkan langsung lima menit sebelum buka puasa dimulai. Yang didasarkan atas tabulasi suara yang dibuat oleh TKN berdasar formulir C1 yang dikumpulkan dari seluruh Indonesia, yang sudah tembus mencapai 80.000.183 suara dari total 198 juta suara pemilih.

Dengan asumsi partisipasi pemilih hanya 81 persen atau sebanyak 20 persen yang tidak menggunakan hak pilihnya. Maka perolehan suara Jokowi unggul sementara atas calon Presiden Prabowo.

"Pengumanan ini bukan ditujukan bahwa kita mau jumawah", kata Erick. Sebelumnya ia mengakui pemilu serentak kali ini pasti ada kekurangan. Tapi Erick Thohir tidak menjelaskan letak kekuranganya ada dimana.

Namun demikian, dirinya setuju jika ada pelanggaran agar diproses secara hukum.

Amerika Serikat saja pemilunya sudah berumur 233 tahun masih belum sempurna. Demokrasi kita baru berumur 21 tahun masih ada masalah, wajar, jelas Ketua DPD Osman Sapta secara terpisah.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjelaskan, pemilu adalah pencerminan kedaulatan rakyat untuk memilih pemimpin. Siapa yang memperoleh suara terbanyak maka harus kita hormati sambil menunggu pengumuman resmi oleh KPU.

Polri dalam hal ini tetap preemptif, preventif dan melakukan penegakan hukum untuk menjaga ketertiban masarakat, ujarnya.

Sementara TNI minta agar kehidupan masarakat kembali damai setelah pemilu, tegas Panglima TNI Marsekat Hadi Tjatjanto. Erwin Kurai.


 

 
Redaksi | RSS | Pedoman Media Siber Copyright © 2017 by detakriau.com. All Rights
 
 
22:52 | WARTAWAN DETAK RIAU DIBEKALI KARTU PERS DALAM PELIPUTANNYA, JIKA MENCURIGAKAN HUB 0813-655-81599 - - - -