Bengkalis (DetakRiau.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis menyediakan tempat untuk masyarakat berdagang selama bulan suci Ramadh">
 
 
Pemkab Bengkalis Siapkan Tempat Pasar Ramadhan Gratis
DISDAGPERIN Fasilitasi Pasar Ramadhan 11 Kecamatan Se-Kabupaten Bengkalis
Jumat, 10 Mei 2019 - 01:02:03 WIB
 
Teks Foto: Bupati Bengkalis Amril Mukminin dan Rombongan Mendampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bengkalis Kasmarni memotong Pita tanda telah dibukanya Pasar Ramadhan 1440 H Tahun 2019.
TERKAIT:
Bengkalis (DetakRiau.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis menyediakan tempat untuk masyarakat berdagang selama bulan suci Ramadhan 1440 H tahun 2019 di kawasan Sungai Bengkel atau dikenal pasar oleh-oleh khas Bengkalis secara
gratis.

Penyediaan Pasar Ramadhan tanpa dipungut biaya ini merupakan bentuk perhatian dan komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis dalam mewujudkan peningkatan pelayanan  dengan memberikan kemudahan dalam memajukan usaha kecil, mikro dan menengah milik masyarakat sebagaimana disampaikannya oleh Bupati Bengkalis Amril Mukminin saat pembukaan Pasar Ramdhan senin, (06/05/2019) sore bertempat  di Sungai Bengkel atau pasar oleh-oleh khas Bengkalis.


Hadir pada saat pembukaan Pasar Ramadhan 1440 H Tahun 2019 ini, Ketua TP PKK Kabupaten Bengkalis Kasmarni, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Heri Indra Putra,  Asisten Pemerintahan Umi Kalsum, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Haholongan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Arman AA, Kepala Diskominfotik Johansyah Syafri, Kepala Bapenda Imam Hakim, Ketua LAM Riau Zainuddin Yusuf Ketua MUI Amrizal, Ketua Baznas Ali Ambar serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah di likungan Kabupaten Bengkalis.

Bupati Bengkalis Amril Mukminin dalam sambutannya mengatakan, Pasar Ramadhan ini yang berdiri dengan harapan memberikan kemudahan, kenyamanan kepada masyarakat dalam memenuhi dan mendapatkan menu berbuka puasa selama bulan Ramadhan , yang terisi sebanyak 95 (Sembilan puluh lima) orang pedagang. Diantaranya 50 (lima puluh) orang pedangang kue mue, 23 (dua puluh tiga) orang pedagang lauk pauk, 19 (Sembilan belas) orang  pedagang minuman dan 2 (dua) orang pedangang buah-buahan.

“Kita fasilitasi para pedagang dengan menyediakan tempat mereka menggelarkan dagangannya dipasar oleh-oleh ini tanpa dipungut biaya, darii data data yang didapat terdapat sebanyak,” ucap Bupati Amril.


Dalam kesempatan yang sama Bupati Amril Mukminin juga menyampaikan perhatiannya yang besar kepada para pedagang , dimana dalam  pelaksanaannya Pasar Ramadhan ini tidak akan dipungut biaya sepersen pun, bahkan segala sesuatu menyangkut biaya operasional kebersihan hingga biaya penggunaan listrik oleh para pedagang akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Hal dimaksudkan agar para pedagang dapat menggelar dagangannya dengan aman dan nyaman tanpa merasa ada beban.


“Tidak ada sewa tempat, tidak ada sewa penerangan, tidak ada jasa kebersihan maupun jasa fasilitas lainnya, semua ditanggung oleh pemerintah daerah dan ini adalah sebagai salah satu wujud perhatian Pemerintah Kabupaten Bengkalis kepada masyarakatnya, jadi masyarakat dapat berdagang dengan aman dan nyaman tanpa merasa dibebani biaya apapun,”. tegas Amril

Bupati juga Berpesan dan mengingatkan pedagang untuk memperhatikan barang dagangannya dengan memperhatikan faktor kesehatan dan kebersihan, jangan sampai dagangan yang dijual menggunakan bahan pengawet dan zat pewarna.


" Hal lain yang penting diperhatikan pedagang adalah terkait kebersihan makanan dan tidak menggunakan bahan pengawet dan zat pewarna makanan seperi borak dalam makanan yang dijual karena akan berdampak terhadap kesehatan. Saya minta agar para pedagang tidak menggunakan bahan -bahan pengawet berbahaya ini," harap mantan legislatif Bengkalis ini


Untuk diketahui Kabupaten Bengkalis menjadi salah satu kabupaten  terbaik di Indonesia dan di provinsi Riau karena telah berhasi mempertahankan mempertahan piala Adipura, dan merupakan terbanyak mengumpulkan piala Adipura jika dibandingkan Kabupaten lainnya di Provinsi Riau, sejak perolehan pertamanya dari tahun 1994 hingga massa pemerintahan Bupati Amril Mukminin sekarang ini. Budaya bersih yang telah ditanamkan oleh pemerintah sebelumnya hingga sekarang ini tentunyya harus tetap dipertahankan.

Dari catatan detakriau.com tercatat sudah 12  kali piala Adipura telah berhasil dikumpulkan kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini dari tahun 1994 hingga 2018.

Mendapatkan Piala Adipura pertamanya pada tahun1994 dibawah pimpinan Bupati Azaly Djohan. Pada tahun 1995, 1997, 2001, 2002, 2003, 2010, 2012, 2013, 2014 Kabupaten Bengkalis kembali berhasil membawa Piala Adipura yang merupakan program Nasional  

"Hal penting yang perlu diperhatikan pedagang adalah agar menjaga ketertiban dan kebersihan dagangan maupun lingkungan tempat berjualan. Kita berharap agar prestasi Piala Adipura yang telah diraih oleh kota Bengkalis sebagai salah satu kota kecil terbersih di Indonesia dapat dipertahankan." harap Amril Mukminin dalam sambutannya

Setelah pelaksanaan pembukaan Pasar Ramadhan ini, Bupati Amril didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bengkalis, Kasmarni Amril serta beberapa pihak terkait dan rombongan terlihat meninjau lapak para pedagang dan sekaligus bersilaturahim dengan warganya di sekitaran Pasar Ramadhan yang diikuti pejabat terkait beserta rombongan


Image may contain: 1 person, sitting
Teks Foto: Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis, Drs. H. Raja Arlingga

Sementara itu terpisah, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis, Drs. H. Raja Arlingga melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Pasar Irwandi Ibrahim ST, MT Saat dijumpai rabu, (08/05/2019) Menyampaikan, Pasar Ramadhan tidak hanya dilakukan di kawasan Sungai Bengkel saja, namun melainkan di 11 Kecamatan di se-Kabupaten Bengkalis yang turut menyediakan tempat Pasar Ramadhan ini secara gratis. Untuk memudahkan umat Islam yang menjalankan ibadah puasa menemukan menu berbukanya.

“Penyelenggaraan Pasar Ramadhan tidak hanya di Kecamatan Bengkalis saja, namun di 11 Kecamatan se-Kabupaten Bengkalis terdiri dari Kecamatan Bengkalis, Kecamatan Bantan, Kecamatan Bukit Batu, Kecamatan Siak Kecil, Kecamatan Bandar Laksamana, Kecamatan Rupat, Kecamatan Rupat Utara, Kecamatan Pinggir, Kecamatan Mandau, Kecamatan Talang Muandau, dan Kecamatan Bathin Solapan. Dengan waktu yang bersamaan dan fasilitas yang sama mereka tidak dipungut biaya,”. terang Irwandi

Lanjutnya lagi, Pasar Ramadhan yang telah dibuka sebelumnya oleh Bupati Bengkalis Amril Mukminin akan dibuka selama bulan Ramadhan yakni mulai tanggal 6 Mei hingga 4 Juni ini kedepan yang ditaja dan difasilitasi oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Pasar Irwandi Ibrahim ST, MT menambahkan, ada sebanyak 95 pedagang yang berjualan dipasar Ramadhan ini. Dagangannya pun beraneka ragam mulai dari makanan, minuman, lauk pauk serta buah-buahan disuguhkan pada Pasar Ramadhan yang buka dari pukul 16.00 sampai 18.00 WIB ini. Pungkasnya

Image may contain: 1 person, sitting
Teks Foto: Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis SUKADDI.

Terpisah, Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis, SUKADDI saat dihubungi Lewat Telepon Selulernya Kamis, (09/05/2019) menyampaikan, mendukung penyediaan Pasar Ramadhan yang bisa dilaksanakan di 11 Kecamatan se-Kabupaten Bengkalis.

“Kita Apresiasi, ini salah satu bentuk perhatian dan komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis (Pemdakab) melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis dalam mewujudkan peningkatan pelayanan  dengan memberikan kemudahan dalam memajukan usaha kecil, mikro dan menengah milik masyarakat,”. paparnya

Menurut Sukaddi lagi, sebenarnya bukan hanya Pasar Ramadhan saja yang kita support, ada juga Safari Ramadhan dan pasar murah yang masuk karna terihitung dari komisi III kita semua, pada Bulan Suci Ramadhan ini juga Pemerintah Kabupaten Sudah Menggerakkan segala sesuatunya sehingga tercapai tujuan kita semua.

Sukaddi juga berharap, kedepannya untuk khususnya Kecamatan Mandau dan pada umumnya sekabupaten Bengkalis untuk setiap tahunnya terus berjalan, baik di pasar ramadhan, safari ramadhan maupun Pasar murah sehingga menopang ekonomi masyarakat. Tutupnya

Disisi lain terkait maraknya informasi yang berkembang di daerah- daerah lain terkait makanan yang mengandung zat berbahaya seperti pewarna makanan dan borak yang dapat membahayakan kesehatan, legislatif  ini Bengkalis menyampaikan harapannya agar pedagang tidak menggunakannya, dan pembeli agar cerdas dalam membeli. Mengingat makanan yang telah terkontaminasi sangat berbahaya terhadap kesehatan, dan jika diketahui secara sengaja menggunakannya dapat dikenai sangsi hukum.

" Saya minta kepada pedagang takjil untuk tidak menggunakan bahan pewarna buatan/tekstil dan boraks dalam pengolahan makanannya, dan para pembeli jadilah pembeli yang cerdas, karena jika menkonsumsi makanan yang telah terkontaminasi zat berbahaya tersebut akan berdampak terhadap kesehatan, dan bagi pedagang yang dengan sengaja melakukannya dapat dijerat   dengan UU Perlindungan  Konsumen No.8 Tahun 1999  yang diancam hukuman penjara tiga bulan atau denda Rp 500 juta," papar Sukaddi menambahkan

Tokoh masyarakat Siak Kecil Abdul Azis (56) tahun senin, (08/05/2019) warga Desa Liang Banir mengaku senang berbelanja menu berbuka puasa di Pasar Ramadhan Desa Lubuk Muda tersebut, karena terdapat banyak jenis menu untuk berbuka Puasa yang lengkap dan siap saji. Dengan adanya Pasar Ramadhan ini sangat membantu para pedagang dan juga masyarakat yang membeli karna harganya juga cukup terjangkau.

"Senang berbelanja di Pasar Ramadhan karena beraneka ragam jenis menu untuk berbuka puasa yang siap saji dan harganya juga murah-murah," katanya

Sementara itu, Erna (25) tahun salah satu pedagang Pasar Ramadhan di Desa Lubuk Muda ini menjelaskan antusias para pembeli menu berbuka Puasa sangat tinggi. Sehingga makanan yang dijajakan menjadi laris diserbu pembeli. "Saya jualan dari jam tiga sore tadi, pembelinya sangat ramai jualan saya jadi laris,". katanya

Hal senada juga disampaikan pedagang lainnya, Wati (31) tahun pedagang es campur yang menyatakan rasa syukurnya kepada Pemerintah daerah Bengkalis yang telah memfasilitasinya dapat berdagang di pasar Ramadhan ini secara gratis.

"Terimaksih bapak Bupati, karena kami telah mendapatkan tempat yang lebih baik untuk berjualan tanpa dipungut biaya apapun. Mudah-mudahan Ramadhan kali ini akan semakin baik dan mendapatkan rezki lebih," tutur ibu dua anak ini (D)



 

 
Redaksi | RSS | Pedoman Media Siber Copyright © 2017 by detakriau.com. All Rights
 
 
22:52 | WARTAWAN DETAK RIAU DIBEKALI KARTU PERS DALAM PELIPUTANNYA, JIKA MENCURIGAKAN HUB 0813-655-81599 - - - -