Zainudin Amali : Golkar Menolak Revisi UU MD 3
Selasa, 18 Juni 2019 - 16:49:48 WIB
Jakarta (DetakRiau.com) Partai Golkar dengan secara mengejutkan menolak pemilihan Ketua DPR dilakukan secara paket seperti yang dilakukan pada pemilihan Ketua DPR pada periode lima tahun yang lalu dengan lewat voting atau suara terbanyak.

"Yang konsekuensinya dapat saya pastikan tak akan ada revisi UU MD 3", tegas Ketua Komisi II Zainudin Amali dari Fraksi Partai Golkar kepada pers di Jakarta, selasa (18/6/2019).

Sejak awal pekan ini muncul wacana kembali agar pemilihan Ketua DPR dilakukan dengan secara paket. Gagasan tersebut muncul setelah nama Puan Maharani disebut sebut sebagai calon Ketua DPR yang akan diusung oleh PDI P sebagai partai yang memperoleh suara terbanyak pada pemilu tanggal 17 April 2019 yang lalu.

Sesuai dengan UU Nomor 2 tahun 2018 tentang MD 3 diatur bahwa pemilihan Ketua DPR dilakukan dengan secara proporsional berdasarkan perolehan suara terbanyak saat pemilu.

Akan tetapi sebaliknya dengan pemilihan Ketua MPR masih dilakukan dengan menggunakan sistim paket atau voting suara terbanyak di MPR, imbuh Zainudin Amali.

Partai Golkar telah menjaring sejumlah nama untuk ditempatkan menjadi calon Ketua MPR yang akan datang. Antara lain Zainudin Amali, Agun Gunanjar Sudarsa, Ridwan Hisjam dan Firman Soebagyo yang namanya mulai muncul belakangan.

Sementara itu nama calon Ketua DPR dari PDI P yang resmi, baru akan dibahas dalam Rakernas PDI P pada minggu ini di Jakarta.

Hingga sampai hari ini belum muncul nama nama lain kecuali Puan Maharani sebagai calon Ketua DPR dari PDI P. Erwin Kurai.


 

 
Redaksi | RSS | Pedoman Media Siber Copyright © 2017 by detakriau.com. All Rights
 
 
22:52 | WARTAWAN DETAK RIAU DIBEKALI KARTU PERS DALAM PELIPUTANNYA, JIKA MENCURIGAKAN HUB 0813-655-81599 - - - -