Tertib Administrasi Pengelolaan
Warga Pematangkapau Bentuk Pengurus Pemakaman
Minggu, 08 September 2019 - 14:59:00 WIB
PEKANBARU (DRC) - Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Pematangkapau bersama Ketua RT/ RW dan tokoh masyarakat setempat menggagas pembentukan pengurus pemakaman.

Pembentukan pengurus ini agar pengelolaan lahan makam yang terletak di Jl Daru-daru RW 05 Kelurahan Pematangkapau, Tenayan Raya ini lebih tertib sekaligus mencegah penyerobotan lahan hibah wakaf ini oleh pihak lain.

Ketua RW 05 Rusli M Nur SSos menyebutkan, lahan hibah untuk pemakaman yang awalnya seluas 2 hektare ini kini tersisa 1,2 hektare. Sedangkan 0,8 hektare dikuasai pihak lain dengan memagar lokasi tanpa sepengetahuan tokoh masyarakat sekitar.

"Luas lahan awalnya 2 hektare dihibahkan kepada masyarakat Tangkerang, sebelum terjadinya pemekaran wilayah, surat tanah asli
hibah saat ini masih dipegang Pak Dimyati (mantan Ketua RW 05)," ungkap Rusli dalam rapat di Mesjid Nurul Ikhlas, Jl Pinang Merah, Kel Pematangkapau, Jumat (6/9/2019).

Mengingat tingginya intensitas penguburan dari waktu ke waktu tanpa tertib administrasi pengelolaan, maka digagas perlunya dibentuk kepengurusan yang resmi dalam sebuah Surat Keputusan (SK). Tertib administrasi pengelolaan ini supaya lebih tertata, tidak tumpang tindih, sekaligus untuk mencegah upaya penyerobotan lahan oleh pihak lain, seperti yang sudah terjadi sebelumnya.

"Hasil rembuk LPM, Ketua RW/ RT dan tokoh masyarakat sebelumnya, maka ditegaskan untuk segera membentuk pengurus makam," jelas Rusli.

Rapat yang dipandu Wakil Ketua LPM Pematangkapau Elfin Zainadi, berhasil memilih Ketua pengurus Haidi Zamri SH MH, Wakil Ketua Rusli M Nur SSos, dan Agus Reseno, Sekretaris Ridwan SPi, Bendahara Junaidi. Pengurus terpilih merupakan warga Kelurahan Pematangkapau.

Ketua LPM Pematangkapau Raja Asmunriyan SHut mengaku puas atas terbentuknya pengurus pemakaman secara musyawarah mufakat tersebut.  "Setelah pengurus terbentuk, agar segera menggelar rapat agenda kerja. Kalau perlu sementara memasang merek/ spanduk pemakaman sebagai informasi tanda ada pengelola," ujar Raja Asmunriyan.

Lurah Pematangkapau Zaiful SSos yang turut hadir pada rapat tersebut berharap kepada jajaran pengurus untuk segera menggelar rapat agenda kerja. Pihak kelurahanpun akan menerbitkan SK sebagai legalisasi kepengurusan.

"Pengurus agar bekerja sebaik mungkin dan ikhlas melaksanakan amanah, karena ini pekerjaan sosial
untuk kemaslahatan masyarakat banyak," ujar Zaiful seraya mengajak masyarakat untuk sama-sama menjaga lahan pemakaman tersebut.

Sementara itu, Ketua Pengurus Pemakaman Daru-daru Haidi Zamri
SH MH akan segera menggelar rapat pengurus, untuk agenda kerja, menyiapkan konsep AD/ART dan lain sebagainya yang dianggap perlu.

"Kita juga akan merencanakan pemagaran lahan, sebagai langkah awal mengamankan aset lahan pemakaman, teknisnya akan ditentukan dari hasil rapat," ujar Haidi Zamri pula. (rid)


 

 
Redaksi | RSS | Pedoman Media Siber Copyright © 2017 by detakriau.com. All Rights
 
 
22:52 | WARTAWAN DETAK RIAU DIBEKALI KARTU PERS DALAM PELIPUTANNYA, JIKA MENCURIGAKAN HUB 0813-655-81599 - - - -