Berpotensi Pecah Belah Masyarakat
Poktan Doral Kampung Dosan Tolak Program Sertifikat Jokowi
Kamis, 26 September 2019 - 22:00:28 WIB
SIAK (KR) - Kelompok Tani Doral Berkarya Tanjung Medan (Poktan Dobetame), Kampung Dosan, Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak secara tegas akan menolak program sertifikat tanah yang terbit cuma-cuma hasil Program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) Presiden Joko Widodo yang rencananya akan diberikan kepada masyarakat dan Kelompok Tani di Kampung Dosan.

Penolakan Program sertifikat gratis ini menurut Rizal, Sekretaris Poktan Dobetame, sangat berpotensi SARA yang bisa memecah belah rasa persatuan, kebersamaan senasib antar anak bangsa dan sesama masyarakat petani yang berhimpun dalam perkumpulan Poktan Doral.

Penolakan Program Sertifikat Tapak Perumahan bagi petani ini memiliki persyaratan sangat berat dan mengada-ada dan diduga telah disusupi oleh nafsu kapitalis pemilik Izin HPHTI PT Arara Abadi Distrik Pusako yang berniat akan merampas lahan pertanian masyarakat yang bertempat tinggal/ ber-KTP dari Desa tetangga. 

Sebab, untuk mendapatkan Sertifikat Gratis ini Team Terpadu Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Kementerian LHK wilayah XIX Riau membuat syarat Program PTSL ini diperuntukan khusus bagi warga asli tempatan yang berdomisili dan berKTP di Kampung Dosan, sementara petani sebagai pemilik lahan 90 persen berKTP di desa tetangga. 

Dengan tidak ingin menanggapi kronologis dan tidak perduli asal usul bagaimana masyarakat yang telah lebih dahulu memiliki legalitas lahan pertanian di Kampung Dosan, membuktikan bahwa “Petinggi di BPKH Wilayah XIX diduga sengaja ingin membenturkan petani dan memperpanjang konflik tanah perkebunan kami dengan PT Arara Abadi, kami siap berdarah-darah mempertahankan hak dan azasi kami demi anak dan cucu kami” tutup Rizal. (kr23)


 

 
Redaksi | RSS | Pedoman Media Siber Copyright © 2017 by detakriau.com. All Rights
 
 
22:52 | WARTAWAN DETAK RIAU DIBEKALI KARTU PERS DALAM PELIPUTANNYA, JIKA MENCURIGAKAN HUB 0813-655-81599 - - - -