Rapat DPD Ungkap Presiden Jokowi Tolak Penundaan PON Papua 2020
Rabu, 15 Januari 2020 - 15:04:15 WIB
JAKARTA (DetakRiau.com) Penyelenggaraan Pekan Olah Raga Nasional, PON, di Propinsi Papua pada tahun 2020 tak jadi mundur pada tahun 2021.

"Usulan penundaan tersebut telah ditolak oleh Presiden Joko Widodo saat bertemu dengan Gubenur Papua", ungkap Ketua KONI Norman Marciano saat rapat dengar pendapat dengan Komite III DPD ketika membahas materi revisi UU Sistim Keolahragaan Nasional di Jakarta (14/1/2020).

Usulan Gubenur Papua tersebut awalnya dikarenakan dengan alasan Papua belum memiliki sarana dan prasarana atas sejumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan di PON yang pertama kalinya digelar di bumi Cendraawsih.

Yang akibatnya membawa konsekuensi atas sejumlah cabang olehraga yang akan dipertandingkan menjadi dikurangi jumlahnya apabila jika dibandingkan dengan PON sebelumnya di Bandung.

Awalnya cabang olahraga yang akan dipertandingkan berjumlah 47 Cabor, lalu dikurangi menjadi 37 cabang olahraga. Artinya pengurangan cabor telah disepakati, kata Norman.

Hilmy Muhammad anggota DPD dari Propinsi Yogyakarta menilai, sebab minimnya sarana prasarana olah raga di daerah dan Papua. Disebabkan karena selama ini pembinaan cabor tidak fokus di daerah daerah tetapi masih berkutik lebih banyak di Jakarta. Atlit Yogyakarta saja kalau berlatih harus keluar Yogya, jelasnya.

Makanya Komite III DPD masih tetap memandang penghapusan 10 cabang olahraga di PON Papua harus dikaji ulang lagi dan dicarikan solusinya.

Sebab dampaknya secara nasional akan mencederai proses pembinaan dan pengembangan potensi atlit yang telah berlatih lama sebelumnya, kata wakil Ketua Komite III Muhammad Rakhman.

“Artinya pembinaan olahraga memang bukan perkara yang mudah", timpal Hilmy. Erwin Kurai.


 

 
Redaksi | RSS | Pedoman Media Siber Copyright © 2017 by detakriau.com. All Rights
 
 
22:52 | WARTAWAN DETAK RIAU DIBEKALI KARTU PERS DALAM PELIPUTANNYA, JIKA MENCURIGAKAN HUB 0813-655-81599 - - - -