TALUK KUANTAN (Detakriau.com) - Sebanyak sembilan paket kegiatan fisik DAK tahun 2020 di Dinas PUPR Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dihentikan pengerjaannya. Hal itu berdasarkan surat edaran menteri keuangan "> TALUK KUANTAN (Detakriau.com) - Sebanyak sembilan paket kegiatan fisik DAK tahun 2020 di Dinas PUPR Kabupaten Kuantan Singin" />
 
 
Sembilan Paket Proyek DAK 2020 di Kuansing Dihentikan
Senin, 30 Maret 2020 - 21:34:21 WIB
TALUK KUANTAN (Detakriau.com) - Sebanyak sembilan paket kegiatan fisik DAK tahun 2020 di Dinas PUPR Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dihentikan pengerjaannya. Hal itu berdasarkan surat edaran menteri keuangan RI yang menginstruksikan kepada seluruh provinsi, kabupaten/kota se-Indonesia untuk menghentikan proses pengadaan barang/jasa Dana alokasi khusus (DAK) fisik tahun anggaran 2020.

"Ya, menindaklanjuti instruksi menteri keuangan tersebut, memang ada sembilan paket kegiatan fisik yang kami hentikan di dinas PUPR ini," ujarnya Plt kepala Dinas PUPR Kuansing, Ade fahrel ST, kepada wartawan di kantornya, Senin (30/03)

Dikatakan Ade, adapun nilai kegiatan sembilan paket yang dihentikan pengerjaannya tersebut adalah sebesar Rp57,4 miliar. Sedangkan pengerjaannya berada di tiga bidang yaitu, Bidang Bina Marga sebanyak 3 paket , Bidang SDA  sebanyak 4 paket dan Bidang Cipta Karya terdapat juga 2 paket kegiatan

"Tahun ini PUPR ada kegiatan DAK senilai Rp 57.4 Miliar.sebelumnya sudah kita agenda kan untuk sembilan proyek fisik, seperti peningkatan jalan, pembangunan tribun pacu jalur serta pengadaan pemasangan pipa air bersih. Tapi di Karenakan  mewabahnya virus Corona di beberapa wilayah Indonesia maka itu kegiatan ini di minta di hentikan oleh menteri keuangan RI.kami tentu di daerah mematuhi instruksi tersebut," ucap Ade.

"Tentu kita berharap wabah virus Corona ini dapat segera berlalu, sehingga semua aktivitas kita dapat berjalan ancar sebagaimana yang kita harapkan bersama, selain itu mari kita bersama melawan virus ini dengan berperilaku hidup bersih dan mematuhi himbauan pemerintah terkait penanganan dan pencegahan Covid-19," ungkap Ade.

Diketahui, sebelumnya tanggal 27 Maret  2020, dikarenakan mewabahnya Corona Virus Disease (Covid-19) di beberapa wilayah Indonesia yang saat ini membutuhkan beberapa aksi cepat yang dapat di gunakan untuk pencegahan Virus tersebut, maka menteri keuangan RI Sri Mulyani Indrawati telah menerbitkan surat edaran penghentian proses pengadaan barang dan jasa yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) fisik tahun 2020. (RD)


 

 
Redaksi | RSS | Pedoman Media Siber Copyright © 2017 by detakriau.com. All Rights
 
 
22:52 | WARTAWAN DETAK RIAU DIBEKALI KARTU PERS DALAM PELIPUTANNYA, JIKA MENCURIGAKAN HUB 0813-655-81599 - - - -