Pengaruh Media Pembelajaran Online terhadap Proses Pembelajaran Selama Masa Pandemi Covid-19
Minggu, 10 Mei 2020 - 21:19:08 WIB
Oleh: Milga Dara Ayunda

Ditengah semaraknya Revolusi Industri 4.0 pada tahun 2020 ini dunia mengalami sebuah bencana yang membuat aktivitas pekerjaan manusia menjadi tersendat. Munculnya wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang memiliki tingkat penularan yang cepat membuat seluruh aktivitas pekerjaan manusia dilaksanakan melalui rumah (work from home), semua sektor terdampak oleh wabah ini termasuk sektor pendidikan. Dimana seluruh pelajar harus mendapatkan hak pembelajarannya di rumah melalui aplikasi daring. 

Tentunya hal ini menimbulkan problem-problem baru bagi sistem pendidikan dimana biasanya para pelajar melakukan pembelajaran langsung secara tatap muka di dalam ruang kelas atau laboraroium. Selain itu, mahasiswa yang saat ini sedang melaksanakan penelitian untuk tugas akhirnya juga tersendat oleh wabah Covid-19 ini dan mereka harus menyiasatinya dengan berbagai macam metode.

Untuk mengatasi masalah ini dan agar proses pembelajaran tidak terhenti pihak kampus mengganti sistem pembelajaran di dalam kelas dengan menggunakan platform secara online. Pihak kampus menyediakan e-learning yang dapat diakses dengan mudah oleh mahasiswa dan dosen dalam melanjutkan perkuliahan. Selain itu, dosen dan mahasiswa dapat menggunakan media sosial yang ada seperti WhatsApp, Zoom, Skype, TeamLink, dll. 

Tentunya penggunaan media sosial lebih banyak digunakan daripada e-learning yang disediakan oleh kampus, karena media sosial jadi platform yang lebih mudah untuk perkuliahan dengan metode diskusi atau dengan menggunakan metode video call. Sementara platform e-learning yang disediakan oleh kampus lebih banyak digunakan oleh dosen untuk tempat pengumpulan tugas-tugas yang diberikan kepada mahasiswa.

Penggunaan media-media online ini memiliki dampak kepada sistem pendidikan di Indonesia karena mahasiswa sangat jarang dalam melaksanakan kuliah secara online. Hal yang paling berpengaruh adalah tingkat pemahaman mahasiswa terhadap materi yang disampaikam oleh Dosen. 

Berdasarkan beberapa penuturan dari mahasiswa, banyak mahasiswa yang mengaku kurang paham terhadap materi yang disampaikan oleh dosen mereka terutama materi yang baru pertama kali mereka pelajari. Hal ini tentunya sangat berdampak bagi mahasiswa kedepannya jika menemukan kasus yang sesuai dengan pelajaran tersebut. 

Kemudian, dengan tidak adanya pembelajaran secara tatap muka, dosen mengganti hal tersebut dengan lebih banyak memberikan tugas-tugas kepada mahasiswanya. Hal ini juga sering dikeluhkan oleh mahasiswa karena padatnya porsi tugas dengan deadline tugas yang berdempet antar setiap mata kuliah membuat mahasiswa kelelahan dalam mengerjakan tugas-tugas tersebut. 

Namun, dibalik banyaknya permasalahan dalam sistem pembelajaran secara daring ini, terdapat beberapa manfaat yang dapat bisa kita rasakan. Pertama, pemerintah bisa mengetahui bagaimana pengaruh proses pembelajaran melalui media online ini terhadap perkembangan pendidikan di Indonesia sehingga bisa dijadikan acuan apakah metode ini bisa dimasukkan dalam kurikulum pendidikan di Indonesia, seperti beberapa negara didunia yang telah banyak menerapkan pembelajaran secara daring ini. 

Kemudian, dengan sistem pembelajaran melalui media online ini mahasiswa juga dapat diarahkan untuk menggunakan gadget untuk hal-hal yang lebih positif dan bermanfaat daripada sekedar membuang-buang waktu untuk kepentingam lain. 
Terakhir, dengan adanya sistem pembelajaran online ini hendaknya dapat memacu bakat mahasiswa yang berada dibidang IT untuk bisa menciptakan program-program yang dapat berguna dalam sistem pembelajaran online.

Seperti itulah pengaruh-pengaruh yang dirasakan oleh mahasiswa ataupun pelajar dalam melaksanakan sistem pembelajaran online ini yang tentunya dapat memengaruhi sistem pendidikan di Indonesia saat ini. 

Kedepannya diharapkan pemerintah dan pihak kampus atau sekolah agar dapat terus memantau dan mengevaluasi sistem ini agar jalannya pendidikan di Indonesia tidak terhambat dan materi pembelajaran yang diberikan dapat dimengerti oleh mahasiswa atau pelajar tersebut.***


Penulis adalah: 

Mahasiswa FMIPA - Jurusan Biologi
Universitas Negeri Padang
No BP: 18031017


 

 
Redaksi | RSS | Pedoman Media Siber Copyright © 2017 by detakriau.com. All Rights
 
 
22:52 | WARTAWAN DETAK RIAU DIBEKALI KARTU PERS DALAM PELIPUTANNYA, JIKA MENCURIGAKAN HUB 0813-655-81599 - - - -