Peran Teknologi Informasi Dalam Mengatasi Permasalahan Proses Pembelajaran Pada Kondisi Pandemi Covi
Senin, 11 Mei 2020 - 16:54:56 WIB
Oleh: Riska Ulandari

Akhir-akhir ini dunia digentarkan dengan munculnya virus corona, virus yang sangat berbahaya dan membuat tingkat kematian kian bertambah. sehingga pemerintah menerapkan kebijakan yaitu Work From Home (WFH) selama adanya covid 19 ini. Dengan kondisi yang seperti ini tentunya akan mempengaruhi semua bidang, salah satunya pendidikan. Dengan adanya pembatasan interaksi, Kementerian Pendidikan di Indonesia juga mengeluarkan kebijakan yaitu dengan meliburkan sekolah dan mengganti proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan menggunakan sistem dalam jaringan (daring) di rumah masing-masing.

Teknologi informasi pastinya sangat berperan dalam mengatasi permasalahan proses pembelajaran yang dilakukan secara daring pada kondisi pandemic Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) saat ini. Walaupun tidak se efektif dengan pembelajaran yang dilakukan secara tatap muka namun dengan adanya teknologi yang canggih di era sekarang cukup membantu dalam proses pembelajaran berbasis online. Namun peran teknologi yang canggih tidak dapat berjalan lebih baik tanpa adanya kekreatifan guru dalam pembelajaran. Bagaimana  guru  membuka forum pembelajaran yang baik sehingga proses pembelajaran akan berjalan dengan baik serta materi yang diajarkan juga akan tersampaikan.

Penerapan pembelajaran online juga membuat pendidik berpikir kembali, mengenai model dan metode pembelajaran yang akan digunakan. Oleh karena itu, hal ini menjadi tantangan bagi seorang pendidik untuk mengimplementasikannya. Pendidik diharapkan mampu meramu pembelajaran dan mengekspor kompetensi ini kepada peserta didik. Dengan adanya ide-ide baru yang memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran diharapkan dapat memacu siswa untuk aktif dan berfikir secara kreatif dan inovatif terutama dalam penggunaan tekonologi ini.
Dengan teknologi yang semakin canggih, kini banyak fitur dan aplikasi yang membantu dalam pross pembelajaran agar tetap terlaksana, seperti zoom meeting, google classroom, group whatsApp, dan lain sebagainya.

Ini cukup membantu pendidik dalam membuka forum pembelajaran atau pemberian tugas. Namun harus diakui bahwa tidak semua guru memiliki tingkat penguasaan teknologi yang tinggi begitu juga dengan kaum pelajar yang tidak semua terbiasa menggunakan teknologi dalam kehidupan sehari-harinya, walaupun era sekarang disebut era digital, yang katanya tidak ada semua orang yang tidak tahu mengenai gadget, akan tetapi dengan perekonomian keluarga yang terbatas membuat orang tua tidak mampu memberikan fasilitas teknologi kepada anaknya, sehingga masih ditemukan beberapa kaum pelajar yang  kesulitan dalam menghadapi proses pembelajaran yang  seperti ini. 

Informasi terkait materi yang diajarkan dari proses pembelajaran seperti ini tentunya tidak sebaik face to face yang dilakukan di dalam kelas. Banyak keluhan yang dirasakan oleh kaum pelajar dan mahasiswa mengenai ketidakpahaman terhadap materi yang diajarkan. Pembelajaran yang dilakukan secara face to face saja membutuhkan waktu untuk bisa memahami materi yang diajarkan,apalagi  proses pembelajaran yang seperti saat ini.

Kemudian sinyal juga menjadi salah satu kendala yang menyebabkan lambatnya dalam  mengakses informasi dan terkadang tertinggal dengan informasi akibat dari sinyal yang kurang memadai.

Maka untuk mengatasi permasalahan-permasalahan ini dalam suatu proses pembelajaran dibutuhkanlah sarana dan prasarana yang memadai, guna untuk menunjang agar tersampainya informasi-informasi dalam proses pembelajaran. Peran pendidik tidak dapat digantikan teknologi, tapi pendidik berkualitas harus menguasai teknologi.

Untuk itu saya mengucapkan terimakasih kepada pihak yang merancang pembelajaran sedemikian rupa sehingga kaum pelajar dan saya  sebagai mahasiswi masih bisa mendapatkan pengetahuan terhadap materi pembelajaran dalam keadaan pandemi covid 19 seperti sekarang ini. Tentunya kita berharap bumi kita segera pulih dari wabah virus ini sehingga proses pembelajaran secara tatap  muka kembali seperti biasanya.


Penulis: Mahasiswa Jurusan Biologi
         FMIPA- Universitas Negeri Padang
         NIM   : 18031021



 

 
Redaksi | RSS | Pedoman Media Siber Copyright © 2017 by detakriau.com. All Rights
 
 
22:52 | WARTAWAN DETAK RIAU DIBEKALI KARTU PERS DALAM PELIPUTANNYA, JIKA MENCURIGAKAN HUB 0813-655-81599 - - - -