TEMBILAHAN (DRC) - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) melantik dan mengukuhkan kepengurusan LAMR Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) masa khidmat 2020-2025 M bersamaan dengan 1441-1446 H di Gedung Engku Kelana Tembilaha"> TEMBILAHAN (DRC) - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) melantik dan mengukuhkan kepengurusan LAMR Kabupaten Indragiri Hilir (Inh" />
 
 
LAMR Riau Lantik dan Kukuhkan Kepengurusan LAMR Inhil
Minggu, 30 Agustus 2020 - 21:48:08 WIB
TEMBILAHAN (DRC) - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) melantik dan mengukuhkan kepengurusan LAMR Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) masa khidmat 2020-2025 M bersamaan dengan 1441-1446 H di Gedung Engku Kelana Tembilahan, Sabtu (29/8).
Acara pelantikan dan pengukuhan Pengurus LAMR Inhil ini dihadiri Bupati Inhil selaku Setia Amanah Masyarakat Adat Melayu Inhil Datuk Seri H. M. Wardan, Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR selaku Datuk Seri H. Al azhar, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Datuk Seri Syahril Abubakar, Timbalan Ketua Umum MKA LAMR Datuk H.R. Marjohan Yusuf, Timbalan Ketua Umum DPH Datuk H. Asral Rahman, Sekretaris Umum DPH LAMR Datuk M.Nasir Penyalai dan pengurus LAMR lainnya.
Selain itu, perhelatan ini juga dihadiri pejabat di lingkungan Pemkab Inhil, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi kemasyarakatan yang ada di Inhil, sejumlah pengurus LAMR kabupaten di Provinsi Riau, LAMR kecamatan di Inhil dan para tetamu jemputan lainnya.
Acara  pelantikan dan pengukuhan diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran oleh seorang qori yang dilanjutkan dengan laporan ketua panitia pelaksana, pembacaan surat keputusan LAMR oleh Sekretaris Umum DPH LAMR Datuk M. Nasir Penyalai yang dilanjutkan dengan prosesi pelantikan dan penabalan.
Pada prosesi pelantikan dan penabalan ini Ketua Umum MKA LAMR Datuk Seri H. Al azhar membacakan Warkah Penabalan dilanjutkan pemasangan tanjak kepada yang dilantik dan dikukuhkan yaitu Ketua Umum MKA LAMR Inhil H. Ferriyandi, Ketua Umum DPH LAMR Inhil H. Said Syarifuddin dan Ketua Dewan Kehormatan Adat (DKA) LAMR Inhil H.M. Taib Ali. Sementara pengurus LAMR Inhil lainnya mengikuti dengan khidmat prosesi pelantikan dan penabalan.
Usai pemasangan tanjak dilanjutkan pemasangan selempang oleh Ketua Umum DPH LAMR Datuk Seri Syahril Abubakar serta penyelipan keris di pinggang kepada ketiganya oleh Bupati Inhil selaku Datuk Setia Amanah Mayarakat Adat Melayu Inhil Datuk Seri H.M. Wardan.
Pengurus LAMR Inhil yang dilantik dan dikukuhkan ini merupakan hasil Musyawarah Daerah (Musda) IV LAMR Inhil, di Hotel Inhil Pratama Tembilahan, pada 29-30 Desember 2019. 
Setelah dilantik dan dikukuhkan, Ketua Umum DPH dan Ketua Umum MKA LAMR Inhil berhak memakai gelar Datuk Seri Amanah Adat sementara pengurus LAMR Inhil lainnya memakai gelar Datuk serta Datin bagi yang perempuan.
Ketua Umum DPH LAMR Inhil Datuk Seri Said Syarifuddin dalam ucapan sekapur sirihnya usai dilantik dan dikukuhkan antara lain mengatakan amanah yang disandang sebagai pemangku adat harus dapat benar-benar menjaga adat dan budaya Melayu tersebut.
Datuk Seri Said Syarifuddin mengatakan kepengurusan yang dipimpinnya akan melaksanakan program kerja yang diputuskan pada Musda LAMR IV LAMR Inhil lalu dan meneruskan program-program sebelumnya.
Berkaitan dengan muatan lokal  budaya Melayu Riau (Mulok BMR) Datuk Seri Said Syarifuddin berharap LAMR Inhil dapat bekerja sama dengan LAMR dalam pengembangan Mulok BMR di kabupaten berjuluk Negeri Hamparan Kelapa Dunia itu.
"Kami mengajak kepada pengurus LAMR Inhil dapat bekerja dengan tulus ikhlas dan tampa pamrih," ajak Datuk Seri Said Syarifuddin. 
Ketua Umum MKA LAMR Inhil Datuk Seri H. Ferriyandi mengajak pengurus LAMR Inhil dapat bekerja sama dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap amanah yang diemban dalam menjunjung adat dan martabat Melayu. 
‘Inhil ini miniaturnya Indonesia, agar LAMR dapat menjadi tali pengikat dan tali pemersatu bersama paguyuban-paguyuban yang ada di Inhil,’ kata Datuk Seri Ferriyandi.
Ketua Umum DPH LAMR Datuk Seri Syahril Abubakar mengaku dirinya bersama Datuk Seri Al azhar sangat berbahagia dengan telah dilantik dan dikukuhkannya kepengurusan LAMR Inhil karena satu lagi ‘mesin’ LAMR bisa bisa bergerak. Apalagi Inhil memiliki penduduk yang besar hampir 700 ribu orang yang lebih besar dari kabupaten/kota lainnya di Provinsi Riau.
‘Betapa besarnya kekuatan LAMR di Inhil ini mengingat mayoritas penduduknya Melayu itu kalau bicara Melayu dalam arti bangsa yang berada di Inhil,’ kata Datuk Seri Syahril. 
Datuk Seri Syahril optimistis pelaksanaan Mulok BMR yang mendapat dukungan penuh dari LAMR akan dapat berjalan dengan baik di Inhil mengingat di kabupaten ini menggunakan bahasa Melayu. ‘Barangkali ada yang bertutur dalam bahasa Melayu dialek Banjar dan dialek Bugis dan itu semua adalah Melayu. Melayu itu berbudaya dan beradat istiadat Melayu, berbahasa Melayu dan beragama Islam,’ ujar Datuk Seri Syahril.
Datuk Seri Syahril mengaku bersyukur karena Ketua MKA dan Ketua DPH LAMR Inhil mengakomodir paguyuban-paguyuban yang ada di Inhil ini masuk di dalam kepengurusan. ‘Ini suatu langkah maju karena saudara-saudara kita yang bergabung di LAMR diberikan kedudukan yang terhormat berada di Dewan Kehormatan Adat LAMR Inhil,’ ujar Datuk Seri Syahril. (RLS)



 

 
Redaksi | RSS | Pedoman Media Siber Copyright © 2017 by detakriau.com. All Rights
 
 
22:52 | WARTAWAN DETAK RIAU DIBEKALI KARTU PERS DALAM PELIPUTANNYA, JIKA MENCURIGAKAN HUB 0813-655-81599 - - - -