PEKANBARU (DRC) - Walikota Pekanbaru DR Firdaus,ST.MT secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Pajak Daerah. Kegiatan ini berkaitan masa pandemi Covid-19 yang telah berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat mau"> PEKANBARU (DRC) - Walikota Pekanbaru DR Firdaus,ST.MT secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Pajak Daerah. Kegiatan ini b" />
 
 
Sosialisasi Pajak Daerah, Pemko Pekanbaru Berharap Kesadaran Wajib Pajak
Kamis, 17 September 2020 - 15:50:09 WIB
PEKANBARU (DRC) - Walikota Pekanbaru DR Firdaus,ST.MT secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Pajak Daerah. Kegiatan ini berkaitan masa pandemi Covid-19 yang telah berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat maupun pemerintah. 

Sosilisasi Pajak Daerah yang  dilangsungkan di Hotel Novotel,Kamis(17/09) itu dihadiri oleh KOMBES POL H.MU'MIN WIJAYA SIK.MH Kapolresta Pekanbaru, Dra.Hj. Nurhasanah MA Ketua PD BKMT Kota Pekanbaru, Aspril Widodo P2Humas Kanwil DJP Riau, Dewi Purnama Juliantini Kasi Pengadaan Tanah BPN Kota Pekanbaru, Busron Labintang Senior Manager Niaga PLN Riau/Kepri yang turut menjadi narasumber di acara Sosialisasi Pajak Daerah.

Turut hadir Camat Se Kota Pekanbaru,PC BKMT se Kota Pekanbaru,Pimpinan Cabang Bank BNI,  BRI,  Bank Riau Kepri, Bank BJB, WP dan Pelaku Usaha.

Walikota Pekanbaru DR Firdaus,ST.MT mengatakan,  ditengah kondisi ekonomi masyarakat yang merosot akibat pandemi Covid-19,  pemerintah mengambil kebijakan memberikan stimulus kepada dunia usaha. Ini sesuai misi pemerintah,  untuk mampu menggerakkan ekonomi masyarakat agar kembali produktif. 

Harapan Walikota Pekanbaru kita semua dapat bersinegitas dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pemerintah Kota Pekanbaru dengan Pengurus Daerah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Pekanbaru guna Optimalisasi Pungutan Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan semoga di masa Pandemic Covid-19 kita masih tetap produktif.

Dalam sosialisasi pajak daerah ini, Pemko Pekanbaru tidak hanya mengundang kalangan dunia usaha saja, tapi juga bagaimana menggerakkan kaum wanita melalui organisasi BKMT, mulai tingkat kota, kecamatan hingga kelurahan. 

"Kekuatan ibu ibu dalam BKMT ini kita arahkan untuk menjalankan  dua misi,  yang menjadi harapan pemerintah, yakni mengedukasi masyarakat bagaimana memahami Covid ini bisa melindungi diri dan keluarga," ucap Firdaus. 

Tapi tak cukup di situ, pemerintah juga mendorong masyarakat agar mandiri, namun pemerintah memberikan stimulus, sehingga masyarakat tetap mampu memenuhi membayar kewajiban pajaknya khususnya PBB.

Hal ini sebagaimana halnya Perwako yang telah mengatur tentang PBB ini dengan lima golongan masyarakat. "Masyarakat kategori berpenghasilan rendah,  pajaknya dibebaskan seratus persen. Begitu pula masyarakat berpenghasilan hampir menengah,  kita beri juga stimulus 50 persen. Setingkat di atas lagi kita beri stimulus 25 persen. Kelompok mampu atau bisnis juga diberikan stimulus 15-20 persen," jelas Firdaus. 

Informasi ini diharapkan sampai ke masyarakat, bagaimana seharusnya masyarakat menjadi wajib pajak, sebagaimana orang bijak harus taat pajak. 

Diharapkan juga melalui ibu ibu BKMT dapat juga bersinergi menyampaikan kepada keluarga,  bagaimana bisa bekerjasama dengan kecamatan maupun kelurahan. 

"Keringanan ini diberikan sampai kondisi ekonomi membaik," pungkas Firdaus pula. 

Ditambahkan, selain keringanan pajak PBB,  juga diberikan stimulus kepada pengusaha seperti pengasuran pembayaran dan penghapusan sanksi administrasi.

Sementara itu,  Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pekanbaru Zuhelmi Arifin mengatakan,  saat ini pendapatan daerah menurun karena masa Pandemic Covid-19.

"Bukan hanya pendapatan daerah menurun, namun di pusat juga begitu, " ujar Zuhelmi Arifin saat melaporkan kegiatan pada acara tersebut. (rid) 





 

 
Redaksi | RSS | Pedoman Media Siber Copyright © 2017 by detakriau.com. All Rights
 
 
22:52 | WARTAWAN DETAK RIAU DIBEKALI KARTU PERS DALAM PELIPUTANNYA, JIKA MENCURIGAKAN HUB 0813-655-81599 - - - -