PEKANBARU (DRC) - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa UIR, Rabu siang (07/10) menggelar aksi unjukrasa di depan Gedung DPRD Riau, Rabu (7/10/2020). Aksi mahasiswa ini menolak Undang-undang (UU)"> PEKANBARU (DRC) - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa UIR, Rabu siang (07/10) menggelar aksi unjukrasa " />
 
 
Tolak Pengesahan UU Ciptaker, Ratusan Mahasiswa Gelar Aksi
Rabu, 07 Oktober 2020 - 21:13:52 WIB
PEKANBARU (DRC) - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa UIR, Rabu siang (07/10) menggelar aksi unjukrasa di depan Gedung DPRD Riau, Rabu (7/10/2020). Aksi mahasiswa ini menolak Undang-undang (UU) Cipta Lapangan Kerja (Ciptaker) yang baru saja disahkan DPR RI.

Awalnya aksi ini sempat terjadi kericuhan, terjadi aksi saling dorong antara mahasiswa dengan aparat keamanan. Mahasiswa mendesak untuk bisa masuk ke dalam gedung wakil rakyat itu.

"Masuk, masuk, masuk. Kalau tidak diizinkan masuk, kita paksa masuk ke dalam. Semangat kawan-kawan," ujar salah seorang orator di lokasi.

Sedangkan, pihak keamanan meminta massa untuk tetap berada di luar hingga pimpinan DPRD Riau datang menemui. Tak lama kemudian Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Hardianto didampingi Ketua Fraksi PKS, Markarius Anwar, Ketua Fraksi PKB Ade Agus Hartanto, Ketua Fraksi PAN, Zulfi Mursal dan Anggota Fraksi Demokrat Tumpal Hutabarat turun menghampiri mahasiswa.

"Kami meminta agar bapak sebagai perwakilan rakyat, memberikan pernyataan sikap bahwa DPRD Riau menolak UU RUU Cipta Lapangan Kerja," ucap salah seorang orator.

Massa aksi bersama Wakil Ketua DPRD Riau Hardianto tetap bertahan di depan Gedung DPRD Riau kendati diguyur hujan. Situasi sempat memanas saat mahasiswa mendesak masuk karena hujan bertambah deras.

"Kami minta rekan-rekan mahasiswa untuk tetap tenang. Apa yang menjadi aspirasi kalian, menjadi perjuangan kita bersama. Apalagi aturan ini menyandera masa depan kalian. Jadi kami paham kegusaran yang mahasiswa rasakan," ucap Hardianto.

Hardianto menyebut menerima aspirasi massa aksi, namun tidak bisa memberi garansi apapun atas tuntutan mahasiswa sebab kewenangan pembentukan UU ini bukan di DPRD. "Kami wajib menerima segala aspirasi tapi berbicara Omnibuslaw bukan di sini, di gedung DPR RI," katanya lagi.

Sementara itu Presiden Mahasiswa UIR, Novianto sekaligus yang jadi Korlap aksi mengatakan, kedatangan mereka ingin mendapatkan respon dari pihak DPRD Riau untuk bersama-sama komitmen menolak dan mencabut UU CILAKA.  "Kita ingin Anggota DPRD Riau juga berkomitmen dan menolak UU Cipta Lapangan Kerja ini," katanya. (rid)


 

 
Redaksi | RSS | Pedoman Media Siber Copyright © 2017 by detakriau.com. All Rights
 
 
22:52 | WARTAWAN DETAK RIAU DIBEKALI KARTU PERS DALAM PELIPUTANNYA, JIKA MENCURIGAKAN HUB 0813-655-81599 - - - -