TELUK KUANTAN (DetakRiau.com) - Kedepan, jika dunia sepakbola ingin maju pelatih wajib mengantongi lisensi D. Hal itu dikat">
 
 


Rabu, 14 November 2018 - 01:20:27 WIB
Refendi Zukman : Kartu E-Warong Sudah Dibagikan Ke Masyarakat

Kamis, 08 November 2018 - 17:15:18 WIB
Babinsa Koramil 07/ KH Kodim 0302/ Inhu Gelar Giat Bersih Pasca Banjir

Kamis, 08 November 2018 - 16:36:58 WIB
Mahasiswa UNIKS Berikan Bantuan Terhadap Korban Banjir

Kamis, 08 November 2018 - 04:59:24 WIB
Polsek Pangean Berikan Bantuan Banjir Ke Masyarakat

Kamis, 08 November 2018 - 03:25:43 WIB
Danramil : Wilayah Terdampak Banjir Sudah Mengecil

Kamis, 08 November 2018 - 02:50:58 WIB
Kunjungi Korban Banjir Sardiyono Serahkan Bantuan Sembako dan Obatan

Kamis, 08 November 2018 - 02:41:06 WIB
Sambangi SMAN 1 Benai Kapolsek Minta Pelajar Kejar Prestasi

Kamis, 08 November 2018 - 02:32:16 WIB
Antisipasi Laka Lantas Polsek Benai Giat Strong Point Pagi

Senin, 05 November 2018 - 14:12:18 WIB
Forkades dan Upika Kuantan Hilir Buka Posko Peduli Banjir di Tepian Lubuok Sobae

Jumat, 02 November 2018 - 21:23:12 WIB
IWO Kuansing Jadi Pilihan Belajar Tentang Media dan Jurnalis Mahasiswa UNIKS

 
Askab PSSI Kuansing
Pelatih Wajib Kantongi Lisensi D
Minggu, 11 Februari 2018 - 02:48:41 WIB
 
   

TELUK KUANTAN (DetakRiau.com) - Kedepan, jika dunia sepakbola ingin maju pelatih wajib mengantongi lisensi D. Hal itu dikatakan Ketua Askab PSSI Kuansing, dr H Fahdiansyah SpOG, beberapa waktu lalu saat berbincang dengan DetakRiau.com usai membuka Turnamen Sepakbola Kelurahan Benai Cup I Tahun 2018.

Dikatakan Ketua Askab PSSI Kuansing, para pelatih sepakbola diwajibkan harus memiliki lisensi D, mulai dari pelatih Divisi Utama. "Pelatih Divisi Utama harus berlisensi D, jika tidak tentu tidak dibenarkan," kata dr Ukuf, sapaan pria yang saat ini menjabat sebagai Direktur RSUD Kuansing.

Dia juga mengatakan, bahwa Askab (Asosiasi Kabupaten) PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) Kuantan Singingi (Kuansing) akan gelar rapat program dan pencapain kerja kepengurusan. Dimana katanya, ini diharapkan agar dapat memaksimalkan keorganisasian yang dipimpinnya itu.

"Askab PSSI akan melaksanakan pertandingan sebagai penyeleksi pemain berpotensi dan memiliki skill dari seluruh wilayah di Kuansing. Khusus untuk Divisi Utama, pelaksanaannya akan dibagi dalam beberapa dapil atau rayon nantinya," kata pemilik Klinik Malikha itu.

Hal ini kata dr H Fahdiansyah SpOG, agar bisa kita memantau dan melakukan pencarian pemain yang benar-benar memiliki bakat untuk mengisi tim pemain sepakbola Kabupaten Kuansing. "Kita persiapkan pemain agar bisa memajukan dunia olahraga persepakbolaan di tingkat lebih tinggi, seperti di Piala Gubernur dan sebagainya," ujar dr Ukuf.***(dra)

 
Home | Pemkab Kuantan Singingi
PEMERINTAH KABUPATEN KUANTAN SINGINGI © 2017