TELUK KUANTAN (DetakRiau.com) - Kedepan, jika dunia sepakbola ingin maju pelatih wajib mengantongi lisensi D. Hal itu dikat">
 
 


Senin, 18 Februari 2019 - 17:36:29 WIB
Bupati Kuansing Terima SK Penetapan Tuan Rumah Porprov 2021

Senin, 18 Februari 2019 - 15:44:03 WIB
BNNK Kuansing Bakal Launching KANS

Minggu, 17 Februari 2019 - 23:55:51 WIB
Fitria Arini SSTP Tutup Usia, Bupati Kuansing Lepas Jenazah Penuh Haru

Sabtu, 16 Februari 2019 - 18:56:18 WIB
Mardius Berharap Seluruh Lapisan Masyarakat Berperan Dalam Pengawasan

Sabtu, 16 Februari 2019 - 08:46:26 WIB
Bupati Mursini Minta Masyarakat Jaga Persatuan

Sabtu, 16 Februari 2019 - 08:22:59 WIB
Wabup Halim Ikuti Apel Tiga Pilar di RTH

Sabtu, 09 Februari 2019 - 20:53:51 WIB
Pemkab Kuansing Lakukan Audiensi Ke Asosiasi Kepariwisataan dan Dinas Pariwisata Riau

Kamis, 07 Februari 2019 - 07:30:19 WIB
Bupati Kuansing Buka Musrenbang Perdana di Singhil

Selasa, 05 Februari 2019 - 22:55:47 WIB
Tabrak Perpres Nomor 15 Tahun 2012, SPBU Sei Jering Layani Pengisian Jerigen

Selasa, 05 Februari 2019 - 19:51:20 WIB
Tingkatkan PAD Kuansing, Jafrinaldi: Kita Tengah Menggesa Perda Sarang Walet

 
Askab PSSI Kuansing
Pelatih Wajib Kantongi Lisensi D
Minggu, 11 Februari 2018 - 02:48:41 WIB
 
   

TELUK KUANTAN (DetakRiau.com) - Kedepan, jika dunia sepakbola ingin maju pelatih wajib mengantongi lisensi D. Hal itu dikatakan Ketua Askab PSSI Kuansing, dr H Fahdiansyah SpOG, beberapa waktu lalu saat berbincang dengan DetakRiau.com usai membuka Turnamen Sepakbola Kelurahan Benai Cup I Tahun 2018.

Dikatakan Ketua Askab PSSI Kuansing, para pelatih sepakbola diwajibkan harus memiliki lisensi D, mulai dari pelatih Divisi Utama. "Pelatih Divisi Utama harus berlisensi D, jika tidak tentu tidak dibenarkan," kata dr Ukuf, sapaan pria yang saat ini menjabat sebagai Direktur RSUD Kuansing.

Dia juga mengatakan, bahwa Askab (Asosiasi Kabupaten) PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) Kuantan Singingi (Kuansing) akan gelar rapat program dan pencapain kerja kepengurusan. Dimana katanya, ini diharapkan agar dapat memaksimalkan keorganisasian yang dipimpinnya itu.

"Askab PSSI akan melaksanakan pertandingan sebagai penyeleksi pemain berpotensi dan memiliki skill dari seluruh wilayah di Kuansing. Khusus untuk Divisi Utama, pelaksanaannya akan dibagi dalam beberapa dapil atau rayon nantinya," kata pemilik Klinik Malikha itu.

Hal ini kata dr H Fahdiansyah SpOG, agar bisa kita memantau dan melakukan pencarian pemain yang benar-benar memiliki bakat untuk mengisi tim pemain sepakbola Kabupaten Kuansing. "Kita persiapkan pemain agar bisa memajukan dunia olahraga persepakbolaan di tingkat lebih tinggi, seperti di Piala Gubernur dan sebagainya," ujar dr Ukuf.***(dra)

 
Home | Pemkab Kuantan Singingi
PEMERINTAH KABUPATEN KUANTAN SINGINGI © 2017