Sabtu, 24 Februari 2018 - 21:38:55 WIB
Pemkab Kuansing Tandatangani MoU

Kamis, 22 Februari 2018 - 22:46:27 WIB
YE Cs Minta Maaf JM Tak Terbukti Pungli

Rabu, 21 Februari 2018 - 01:27:39 WIB
Satpol PP Kuansing Gelar Penertiban

Selasa, 20 Februari 2018 - 03:46:27 WIB
BUMDes Penggerak Perekonomian di Tingkat Desa

Selasa, 20 Februari 2018 - 03:30:33 WIB
Anggaran Rp6 Miliar untuk Kendaraan Kepala Daerah Itu Wajar

Minggu, 18 Februari 2018 - 00:12:44 WIB
Sudah Saatnya Desa Kelola BUMDes Sejahterakan Masyarakat

Sabtu, 17 Februari 2018 - 10:51:10 WIB
Wabup H Halim Rayakan Ultah ke 53 Secara Sederhana

Jumat, 16 Februari 2018 - 23:47:18 WIB
Dana Desa Perhentian Luas Fokus Bangun Water Park

Jumat, 16 Februari 2018 - 14:40:23 WIB
Masyarakat Berharap Pemerintah Ikut Andil

Kamis, 15 Februari 2018 - 22:37:59 WIB
Masyarakat Minta PT WJT Penuhi Tuntutan

 
Tak Jelas Peruntukkannya
Puluhan Bekas Mobdin di Kuansing Kemana?
Senin, 12 Februari 2018 - 22:43:20 WIB
 
   

TELUK KUANTAN (DetakRiau.com) - Pasca dipulangkannya puluhan mobil dinas (mobdin) DPRD Kuansing beberapa waktu lalu, hingga saat ini belum ada kejelasan kemana dialihkan mobil tersebut. Hal ini dikatakan oleh Tokoh Muda, Azizul Bahra SE saat berbincang-bincang dengan DetakRiau.com pada Senin siang (12/2) di Teluk Kuantan.

Dikatakan, menurut Azizul Bahra, jika bekas mobdin anggota Dewan di DPRD Kuansing ini dialihkan ke bidang atau instansi lain seharusnya ada kejelasan. "Ini kan mobil pelat merah, berarti mobil masyarakat yang dibeli dengan menggunakan uang daerah, tidak bisa main kasih sana sini seenaknya saja," kata Azizul.

Sebab, lanjut Azizul Bahra, yang juga merupakan Jubir LAMR Kuansing itu, diduga mobil tersebut difungsikan tidak sesuai dengan sebagaimana mestinya. Karena diketahui publik, selama ini ada sebanyak 35 unit mobil dinas DPRD sesuai jumlah kursi dewan Kuansing.

"Semua mobdin dewan dikembalikan sesuai UU dan aturan yang berlaku. Jumlah mobdin yang dikembalikan sebanyak 32 unit, sementara 3 unit lagi mobil Ketua DPRD 1 dan 2 unit nya mobil Wakil Ketua tidak dikembalikan. Lalu, saat ini kemana mobil-mobil tersebut dialihkan? Diperuntukkan kemana, tidak ada kejelasan. Sedangkan sejumlah pejabat dilingkup Pemkab Kuansing masih ada yang tidak memiliki mobil dinas sampai hari ini," tutur Azizul.

Ditambahkan, pria yang pernah menjadi bagian dari Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi itu mengatakan, "Selain 32 unit mobil jenis Inova, juga terhadap bekas mobil dinas Kepala UPTD Kesehatan sebanyak 23 unit itu diperuntukkan kemana? Apakah sudah sesuai dengan peruntukkannya atau bagaimana? Ini harus dipertanyakan," kata Azizul.

"Saya yakin, mobil-mobil ini dialihkan tidak tepat guna. Sebab, sampai hari ini masih ada Kepala Bagian dan Staf Ahli di Sekretariat Daerah Kuantan Singingi yang tidak memiliki mobil dinas. Kalau ditinjau lebih jauh, kuat dugaan masih ada sejumlah Kepala Bidang, Kepala Seksi dan mungkin Sekretaris instansi yang tidak punya kendaraan dinas sama sekali," katanya, mempertandas.***(dra)

 
Home | Pemkab Kuantan Singingi
PEMERINTAH KABUPATEN KUANTAN SINGINGI © 2017