PEKANBARU, detakriau.com - Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar akan meminta penambahan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) ke BPH Migas. Ini menyusul terjadinya kelangkaan BBM di kabupaten/kota.

"> PEKANBARU, detakriau.com - Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar akan meminta penambahan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) ke BPH Mi" />
 
 
Gubri Syamsuar Minta Penambahan Kuota BBM ke BPH Migas
Rabu, 13 Oktober 2021 - 21:44:32 WIB
PEKANBARU, detakriau.com - Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar akan meminta penambahan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) ke BPH Migas. Ini menyusul terjadinya kelangkaan BBM di kabupaten/kota.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, SF Hariyanto,  usai melakukan pertemuan dengan pihak PT Pertamina membahas persoalan kelangkaan BBM di Riau, Selasa (12/10/2021) di kantor Gubernur Riau. Menurutnya, surat permohonan penambahan kuota BBM itu disampaikan secepatnya.

"Insya Allah dalam minggu ini kita layangkan surat dari Pak Gubernur ke BPH Migas, untuk penambahan kuota BBM di Provinsi Riau. Artinya dalam stuasi PPKM Level 2, kita bisa mendapatkan kuota BBM normal kembali,"katanya.

SF memaparkan, sejak status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Provinsi Riau turun ke Level 2, berdampak terhadap kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di 12 kabupaten/kota se-Riau. Pasalnya, semakin banyaknya kendaraan yang bisa berseliweran di jalanan.

Dipaparkan, kelangkaaan BBM di Riau karena kuota yang di plot Badan Pengatur Hilir (BPH) Minyak dan Gas (Migas) untuk 12 kabupaten/kota se-Riau pada saat Riau menerapkan PPKM Level 4. Sehingga, kebutuhan yang di plot BPH Migas itu terhadap realisasi dua bulan sebelumnya. 
"Saat ini Provinsi Riau sudah PPKM Level 2. Artinya saat ini kendaraan kendaraan bus dan lainnya sudah banyak beroperasi di jalan,"paparnya.

"Kalau bus itu kan maksimum menggunakan BMM jenis solar sekitar 200 liter per bus. Atas kondisi itu, maka kebutuhan BBM sudah melebihi kuota yang di plot BPH Migas untuk kabupaten/kota se-Provinsi Riau,"ulasnya lagi.

SF tidak menampik jika saat ini sudah ada kenaikan 8 persen dari kuota yang diplot BPH Migas saat Riau masih PPKM Level 4. Akan tetapi hal itu belum menutupi kebutuhan BBM di 12 kabupaten/kota, untuk status level 2 ini. (rid)


 

 
Redaksi | RSS | Pedoman Media Siber Copyright © 2017 by detakriau.com. All Rights
 
 
22:52 | WARTAWAN DETAK RIAU DIBEKALI KARTU PERS DALAM PELIPUTANNYA, JIKA MENCURIGAKAN HUB 0813-655-81599 - - - -